BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Kebakaran di kota tegal

Jumat, 22 Juni 2018 Pukul 05.20 WIB terjadi kebakaran Gudang di Jl. Palopo Kelurahan Tunon Rt 01/01 Kec. Tegal Selatan – Kota Tegal. Bermula dari saksi a.n Rendi (25) warga setempat sepulang dari berjualan sekitar pukul 03.50 WIB. mendapati api digudang sederhana milik Bpk. Rakyat (70) sudah membesar dan merambat ke gudang milik Bpk Warna (60) . Sontak warga berbondong-bondong memadamkan api dengan peralatan seadanya, kemudian warga melaporkan kejadian tersebut kepada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tegal. 1 unit mobil damkar datang ke lokasi untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan 1 jam setelah petugas datang ke lokasi. Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran berasal dari tungku yang masih terdapat sisa api yang berada digudang. 2 unit becak, , 3 ekor kambing, beserta material kayu dan barang-barang rongsok yang terdapat digudang tersebut ludes terbakar. Ditaksir sktr Rp. 20.000.000.

kebakaran dikab. wonogiri

Terjadi kebakaran rumah Kamis, 21 Juni 2018, Jam 21.55 – 22.30 wib di Dsn. Pringkuku, Ds. Ngargoharjo, Kec. Giritontro, Kab. Wonogiri. Rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya mudik ke kec. tirtomoyo kab. Wonogiri. Dugaan sementara kebakaran akibat konsleting listrik. Mengakibatkan Rumah limasan beserta isinya ludes terbakar. Untuk kerugian masih dalam penghitungan. Warga masyarakat berusaha memadamkan api yg sdh membesar secara manual dikarenakan jarak tempuh damkar dengan lokasi kejadian yang cukup jauh.

Kebakaran di Kab. Klaten

21 Juni 2018 Rumah milik ibu Partini alamat Dk. Jambon RT/W: 19/10 Sabranglor, Trucuk, klaten. kronologi korban memasak pakai kayu bakar sekitar jam 23.00 WIB. Lupa sehingga api merembet membakar kayu disekitarnya hingga atap rumah terbakar. BPBD Bersama relawan melakukan assessment pada lokasi kejadian bencana.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.