BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Update Karhutla Gunung Telomoyo

Informasi awal terjadi kebakaran lahan pada 18 Oktober 2019 pukul 09.15 WIB di Kawasan Hutan Gunung Telomoyo Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru Kab. Semarang. Titik api berawal disekitaran landasan take off Gantole, saat ini masih dalam pemadaman secara manual karena lokasi kebakaran meluas mendekat pemancar. Penyebab kebakaran diduga karena ada orang yang sengaja membakar lahan yang kerung di bawah landasan Gantole. Ada Saksi mata yang melihat kejadian tersebut. Saat ini Polsek Banyubiru sudah membawa saksi untuk diminta keterangannya

Informasi Awal Karhutla Gunung Telomoyo Kab. Semarang

Informasi awal terjadi kebakaran lahan pada 18 Oktober 2019 pukul 09.15 WIB di Kawasan Hutan Gunung Telomoyo Kec. Tuntang Kab. Semarang. Titik api berawal disekitaran landasan take off Gantole, saat ini masih dalam pemadaman secara manual karena lokasi kebakaran meluas mendekat pemancar. Penyebab kebakaran diduga karena ada orang yang sengaja membakar lahan yang kerung di bawah landasan Gantole. Ada Saksi mata yang melihat kejadian tersebut. Saat ini Polsek Banyubiru sudah membawa saksi untuk diminta keterangannya.

kebakaran di kab. Banyumas

Terjadi kebakaran pada 17 Oktober 2019 pukul 20.00 WIB di Gereja Katolik Santo Yosep Jl. Kaliputih , RT01 RW 02 Kel. Purwokerto Wetan Kec. Purwokerto Timur, Kab. Banyumas. Sekira Pukul 20.00 WIB Bp Aris melihat asap mengepul disekitaran rumah peristirahatan Romo kemudian bp Aris mematikan arus listrik pusat.Karena asap semakin tebal langkah selanjutnya bp Aris mendobrak pintu kamar setelah berhasil mendobrak pintu kamar ternyata terlihatlah api yang sudah besar dan membara. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tetapi kerugian ditaksir Rp. 200.000.000,-. Kerusakan terjadi pada bangunan rumah (Pastoran) ukuran 6×7 m beserta isinya. Armada 5 unit mobil pemadam kebakaran turun. 3 Unit Mobil Damkar Purwokerto + 1 Unit mobil Damkar Kembaran + 1 Unit mobil Damkar Wangon. Api dapat dipadamkan pukul 22.10 WIB.

kebakaran di kab. grobogan

Terjadi kebakaran pada 18 Oktober 2019 pukul 05.30 WIB di Desa sugihan Dsn Dawung rt 1 rw 2 Kec. Toroh Kab. Grobogan. Kebakaran menimpa 2 rumah milik Bp Suwarno 55 tahun dan Ibu Rutiyen Bin Sadiyo 50 tahun. Penyebab kebakaran diduga karena kompor gas yang bocor. Dalam kejadian ini 2 rumah mengalami rusak berat dan kerugian ditaksir sekitar 120 juta rupiah. Damkar Satpol PP Pos Induk, berangkat pukul 05.31 WIB sampai ke TKK pukul 05.40 WIB dibawah Danru angga rulistyo ,sampai dilokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. BPBD Kab. Grobogan melakukan assessment.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.