BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



INFOGRAFIS BENCANA JATENG PER 18 SEPTEMBER 2018

kebakaran di kota semarang

Rabu 19 September 2018, Pukul 07.45 WIB terjadi kebakaran di Rt 06/05 Gang Krojo II, Kec. Genuk, Kota Semarang. Kebakaran dikarenakan konsleting listrik sehingga mengakibatkan 1 rumah rusak berat. Warga memadamkan api dengan peralatan manual dan dibantu dengan 3 PMK.  warga berkoordinasi dengan Ketua RT, RW, serta kelurahan/kecamatan menghubungi BPBD serta instansi terkait.

kebakaran di kab. pemalang

Pada hari selasa 18 september 2018 kurang lebih pukul 08.30 wib di Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Kab. Pemalang  mulai terlihat titik api / kepulan asap, perkiraan ketinggian 2500 Mdpl Lokasi POS nyamplung ( POS 4 Pendakian ) hingga pukul 20.00 Wib dan perkiraan luas kebakaran hutan berkisar 10 Ha. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 20.00 wib namun masih ada sisa abu panas yang menyala. Camat beserta jajaran Forpimka dan aparat Pemerintah Desa Segera ke lokasi kejadian untuk melihat dan bersama-sama warga warga masyarakatmemadamkan api dan membersihkan sisa kebakaran. Memberikan arahan kepada Kepala Desa dan jajarannya untuk sosialisasi kepada warganya untuk tidak membuang putung rokok sembarangan Memberikan bantuan logistik oleh BPBD Kabupaten Pemalang utnuk kerja bhakti masyarakat berupa logistik permakanan.

kebakaran di kab. sragen

18 September 2018, pukul 15.30 WIB terjadi kebakaran di Dk. Nglembu RT. 23, Ds. Gebang, Kec. Sukodono, Kab. Sragen. Kebakaran dikarenakan konsleting listrik sehingga mengakibatkan 5 Rumah terbakar habis beserta isinya perabot n alat rumah tangga ( rusak berat ), kerugian ditaksir mencapai Rp. 150.000.000. Upaya penangganan yang telah dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat PB BPBD Kabupaten Sragen Merapat kelokasi Bersama PMI melakukan assessment pada lokasi kejadian bencana.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.