BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



kebakaran di kab. wonogiri

Minggu 15 Juli 2018 jam 18.00 Wib  terjadi kebakaran lahan milik warga Masyarakat di Dusun Marah Rt 1 Rw 7 Desa Singodutan, Kec.Selogiri, Kab. Wonogiri. lahan milik warga masyarakat berikut tanaman jati tegakan keluasan sekitar hampir 5 ha terbakar. Tim TRC BPBD Wonogiri meluncur untuk membantu upaya penanganan pemadaman Bersama Aparat Desa Setempat dan warga masyarakat sekitar dilakukan penanganan pemadaman ke lokasi kejadian. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.30 wib. Dugaan sementara penyebab kebakaran kelalaian warga membakar dedaunan dan ranting kering sehingga menjalar ke lahan.

kebakaran di kab. kendal

Telah terjadi kebakaran rumah di rumah milik Ibu Rokhimah yang beralamat di Kampung Kramat RT.04 RW.05 Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu, Kab. Kendal pada hari Minggu 15 Juli 2018 sekira pukul 17.00 WIB. Kebakaran disebabkan dari konsleting listrik dan api dapat dipadamkan sampai pukul 17.40 WIB. Akibat kejadian rumah mengalami kerusakan dibagian kamar ukuran kurang lebih 3×4 meter dan 1 jiwa meninggal dunia atas nama Rokhimah, Perempuan, umur 70 thn. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 9.000.000. BPBD Kab. Kendal melakukan assessment dan membantu memadamkan api.

kebakaran di kab. sragen

Terjadi kebakaran hutan di Dondong Rt 09, Genengduwur, Gemolong, Kab.Sragen pada hari Minggu 15 Juli 2018, pukul 21.00 WIB. Akibat kejadian tersebut 1 Ha lahan terbakar. BPBD Bersama PMi dan damkar membantu memadamkan api.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.