BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



tanah longsor di kota semarang

Pada hari senin tanggal 23 April 2018 pada pukul 12.00 WIB telah terjadi rumah roboh milik Bp Tukiman alamat Dewi Sartika 02 Deliksari Kampung Cemara RT 06/RW 06 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati yang diakibatkan Hujan deras pada malam hari tanggal 22 April 2018, sehingga pada  hari Senin pagi telah terjadi keretakan di dinding rumah dan longsor kecil pada pondasi rumah. Lalu pada pukul 12.00 WIB longsor pondasi semakin melebar dan mengakibatkan rumah roboh. Rumah dengan luas bangunan 5 x 10 m roboh rata dengan tanah (kerusakan 100%). warga berkoordinasi dengan Ketua RT,  RW, serta kelurahan/kecamatan menghubungi BPBD serta instansi terkait.

Update gempa di Banjarnegara

Update Gempa Senin, 23 April 2018, pukul 23.00  WIB di Kecamatan Kalibening, Kab. Banjarnegara

Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Kalibening pagi hari secara visual terpantau cerah, akan tetapi pada siang hari hujan dengan intensitas bervariasi. Dihari ke 6  masa Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi di Wilayah Kecamatan Kalibening Posko Gabungan masih terus melakukan upaya – upaya penanganan baik untuk  pengungsian maupun pembersihan material bangunan rumah ataupun fasilitas umum lainnya. Selengkapnya…

banjir di kab. purbalingga

23 April 2018, sekira pukul 14.45 wib, di Desa Kertanegara Kec. Kertanegara Kab. Purbalingga. Hujan lebat yang menyebakan debit air sungai Wotan naik dan menyebakan banjir sehingga Abudmen  jembatan sungai wotan roboh lepas dari badan jembatan sekira 1m,  badan jembatan ada penurunan sekira 5cm. Upaya yg dilakukan memasang rambu pengalihan arus lalu lintas dengan route dari arah Barat, simpang tiga desa Kasih ke utara arah Krangean,  Langkap, Karangasem,  Karangtengah dan dari arah timur; simpang tiga Karangtengah, menuju Karangasem,  Langkap, Krangean, Kasih. Kondisi saat ini debit air sudah surut, dan lalulintas ditutup total untuk dua arah

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.