BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



angin puting beliung di kota semarang

Pada hari Sabtu, 21 April terjadi pohon tumbang di beberapa titik yang disebabkan curah hujan deras disertai angin kencang. Pohon tumbang terjadi di Jalan S. Parman depan RS. William Booth, Jalan Lamongan Gajahmungkur, Jalan Dr. Karyadi Semarang Selatan, Kota Semarang. Kerugian material tidak diketahui dan korban jiwa nihil. BPBD melakukan assessment pada lokasi kejadian bencana.

kebakaran di kota semarang

Pada hari Sabtu, 21 April 2018 sekitar pukul 06.30 WIB telah terjadi bencana kebakaran rumah milik Bapak Maryanto di RT 01 RW IV, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran regulator/selang. Kronologi kejadian bermula saat Bapak Maryanto memasak air memakai kompor gas yang besar, kemudian seketika api menyambar motor vario yang berada di samping kompor, kemudian api langsung membakar seisi rumah. Api dapat dipadamkan pada pukul 08.00 WIB dengan bantuan 3 unit pemadam kebakaran. Kerugian material berupa satu rumah beserta isinya ludes terbakar dan total kerugian ditaksir sebesar Rp 100.000.000,- dan korban jiwa nihil. BPBD melakukan assessment pada lokasi kejadian bencana dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

angin puting beliung di kota semarang

Pada hari Sabtu, 21 April 2018 sekitar pukul 17.00 WIB telah terjadi atap rumah roboh di Jalan Saputan Barat 6 No. 1, RT 01 RW I, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang yang disebabkan oleh curah hujan deras dan disertai angin kencang. Atap rumah yang roboh adalah atap rumah Ibu Nitis Nur Atik yang dihuni 3 KK (7 jiwa), dengan kondisi atap terlepas dan jatuh menimpa beberapa rumah tetangganya. Adapun rumah yang terdampak adalah : Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.