BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Tanah Longsor Akibat Lereng Curam di Kabupaten Kebumen, 7 Lokasi Terdampak

KEBUMEN – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi serta lereng curam mengakibatkan tanah longsor di Kabupaten Kebumen pada Sabtu (2/3/2024) sekitar pukul 20:00. Terdapat 7 lokasi di Kecamatan Sadang yang terdampak tanah longsor:

1. Dk. Kalipetir, Ds. Sadangkulon

2. Dk. Kaligesing, Desa Seboro

3. Dk. Karanganyar, Desa Seboro

4. Dk. Jojogan, Desa Seboro

5. Dk. Jombret Desa Seboro

6. Dk. Geong, Desa Seboro

7. Ds. Kedunggong

Tanah longsor itu menyebabkan 2 rumah rusak sedang, 4 rumah rusak ringan dan 1 orang mengalami luka ringan. BPBD Kab. Kebumen telah melakukan assesment, selain itu warga dan Tim CSR BPBD Kab. Kabumen juga telah melakukan kerja bakti pembersihan longsor.

Banjir Landa 3 Kecamatan di Sragen, BPBD Sragen Himbau Warga Lebih Waspada Dengan Dampak Bencana Hidrometeorologi

SRAGEN – Kab. Sragen kembali diguyur hujan dengan curah hujan sedang dengan durasi yang cukup lama. Hujan pada Kamis (29/2/2024) sekitar pukul 19.30 menyebabkan Sungai Natan meluap hingga terjadi banjir.

Terdapat 3 kecamatan, 4 desa, 190 rumah terendam,  masjid 1 unit terendam, 4 hektar sawah tergenang dan total warga 260 KK atau setara dengan 638 jiwa yang terdampak banjir. Dampak luapan air Sungai Natan hanya mengenai sekitar kurang lebih 20 menit dan mulai berangsur-angsur surut.

BPBD Kab. Sragen telah melakukan assesment dengan baik dan mengimbau warga untuk lebih waspada dalam kesiapsiagaan dengan dampak bencana Hidrometeorologi seperti banjir bandang, banjir, tanah longsor dan angin kencang.  

Akses Jalan dan Jembatan di Desa Tajuk Getasan Semarang Tertutup Tanah Longsor

SEMARANG – Hujan deras di seputaran Desa Tajuk Kecamatan Getasan yang terjadi pada Rabu (28/2/2024) menyebabkan beberapa kejadian bencana seperti tanah longsor di Dusun Gedong Desa Tajuk Kec. Getasan yang menutup akses jalan dan menimpa 1 rumah warga, kemudian akses jembatan Dusun Dukoh Desa Tajuk Kec. Getasan tertutup material tanah, batu, beserta pasir dan kayu-kayu.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian bencana ini. Pembersihan longsoran sudah dilaksanakan dan pembersihan lumpur dari banjir akan dilakukan pada Kamis (19/2/2024) sebagai upaya penanganan.

3 Kecamatan 6 Desa Terdampak Banjir Kali Gunungpanti, BPBD Kabupaten Pati Siaga Lakukan Penanganan

PATI – Hujan pada Selasa (27/2/2024), pukul 15:30 WIB di daerah Pati selatan Pegunungan Kendeng. Berdasarkan laporan TRC BPBD Kab. Pati luapan air kali Gunungpanti yang berdampak banjir bandang ke 3 kecamatan dan 6 desa.

3 kecamatan dan 6 desa yang terdampak antara lain:

1.Kecamatan Winong (Desa Gunungpanti, Desa Godo Dukuh Tamansari)

2. Kecamatan Tambakromo (Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Lor, Desa Angkatan Kidul)

3. Kecamatan Gabus (Desa Tanjunganom Dukuh Paras Gang 4)

Terdapat 95 KK terdampak banjir dan 11 rumah terendam banjir serta 1 unit bangunan SDN Angkatan Kidul 02 yang terdampak banjir dengan ketinggian air kurang lebih 30cm dan 1 unit bangunan kantor desa Angkatan Kidul dengan ketinggian air kurang lebih 10cm. TRC BPBD Kab. Pati siaga melakukan penanganan dengan melakukan assesment awal dan pemantauan serta memastikan kondisi aman terkendali.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.

Skip to content