BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Udara Dingin Menyelimuti Jawa Tengah : Angin Monsun Australia Beraksi

Akhir-akhir ini, udara dingin telah melanda wilayah Jawa Tengah, membawa nuansa sejuk yang tak biasa. Penyebab utama dari fenomena ini adalah angin monsun Australia yang membawa udara dingin langsung dari Benua Australia. Seperti dijelaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, puncak musim kemarau di Jawa Tengah memang ditandai dengan suhu yang lebih rendah.

“Beberapa hari terakhir ini, untuk wilayah Jateng bisa dijumpai suhu dingin, terutama pada malam hingga dini hari, menjelang pagi,” kata prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Noor Jannah Indriyani di Semarang, Senin.

Fenomena ini sebenarnya normal, terutama saat kita memasuki puncak musim kemarau. Pada saat ini, tutupan awan relatif kecil sehingga radiasi bumi yang dipancarkan tidak terhalang. Akibatnya, Bumi lebih cepat mengeluarkan panasnya, membuat suhu di sekitar permukaan Bumi menjadi lebih dingin daripada biasanya.

“Malam hari di mana radiasi Bumi dipancarkan itu tidak ada hambatan atau penghalang sehingga bumi lebih cepat mengeluarkan panasnya, dan untuk suhu di sekitar permukaan Bumi bisa lebih dingin daripada biasanya,” jelasnya.

BMKG memprediksi bahwa puncak musim kemarau di wilayah Jawa Tengah akan terjadi pada Agustus hingga September 2024. Selama periode ini, suhu dingin akan bervariasi di setiap daerah, tergantung pada kontur geografisnya. Jadi, bersiaplah untuk merasakan hembusan angin dingin yang menyegarkan, terutama pada malam hari.

Fenomena ini memang menjadi salah satu keunikan dari musim kemarau di Indonesia. Angin monsun Australia tidak hanya membawa kesejukan tetapi juga mengingatkan kita untuk selalu menjaga kesehatan dan menyiapkan diri dengan baik saat menghadapi perubahan cuaca. Jadi, pastikan untuk tetap hangat dan menikmati suasana sejuk ini dengan bijak!

Tetap Update dan Jaga Kesehatanmu

Menghadapi suhu dingin memang menyenangkan, tapi jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan. Konsumsi makanan bergizi, pakai pakaian yang hangat, dan pastikan tubuh tetap fit untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Cuaca boleh dingin, tapi semangat kita harus tetap panas!

Itulah sedikit info seputar cuaca dingin yang melanda Jawa Tengah akhir-akhir ini. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kamu dalam mempersiapkan diri menghadapi cuaca yang berubah-ubah ini. Tetap semangat dan stay safe, guys!

Rapat Koordinasi Perencanaan Pusat dan Daerah Tahun 2024 dan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja 2025.

Pada hari Senin s.d Selasa, tanggal 18-19 Maret 2024 BPBD Prov. Jateng menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perencanaan Pusat dan Daerah Tahun 2024 dan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja 2025 di Hotel LORIN Syariah Hotel Solo, Kabupaten Sukoharjo dengan peserta pada pertemuan hari ke-1 terdiri dari: BPBD dan Bappeda Kab/Kota se-Jateng (tidak hadir perwakilan BPBD Jepara, Demak, Pekalongan, Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Kota Magelang), serta hari ke-2 perserta ditambah dari perwakilan OPD Provinsi Jawa Tengah dan intansi terkait kebencanaan.

Selengkapnya…

Langkah yang Harus Dilakukan Setelah Banjir

Pada Bulan Februari 2024 lalu, telah tercatat bencana banjir di Jawa Tengah sebanyak 33 kejadian. Beberapa wilayah di Jawa Tengah menjadi daerah yang cukup parah terkena bencana banjir.

Begitu air mulai surut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah penyakit. Apabila berencana menempati kembali rumah yang terendam banjir, ikut langkah-langkah berikut:

1. Menyiapkan peralatan kebersihan

Selalu kenakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan bekas banjir. Siapkan juga peralatan kebersihan seperti kain pel, lap, sikat, ember, selang, dan asam karbol. Bersihkan rumah dengan cara membuang lumpur dan kotoran akibat banjir.

2. Jangan menyalakan gas atau listrik sembarangan

Jika rumah atau lingkunganmu masih terendam, jangan menghidupkan listrik meskipun ketinggian air sudah tidak setinggi sebelumnya. Hal ini untuk menghindari konsleting. 

Jika lingkungan sudah benar-benar kering dan pengurus daerah setempat sudah menyatakan aman untuk menyalakan listrik, jangan menyalakan stop kontak atau menyambungkan perangkat elektronik dengan tangan telanjang.


3. Mengeringkan rumah

Rumah yang terkena banjir harus benar-benar kering sebelum dapat dihuni kembali dengan nyaman. Saat tidak hujan, buka semua ventilasi udara agar rumah tidak menjadi lembab.

Jangan memanfaatkan air tanah untuk keperluan makan, minum, dan memasak walaupun airnya sudah surut. Jika memungkinkan gunakan air galon atau air bersih yang disediakan pemerintah.

Selama musim hujan masih berlanjut, ada beberapa langkah yang dapat membantu untuk mengantisipasi banjir. Caranya, simpanlah dokumen-dokumen penting di tempat yang aman, siapkan makanan cepat saji seperti snack, serta siapkan juga tas siaga bencana jika suatu saat harus evakuasi.

Jembatan Gabus di Randuacir Salatiga Roboh, 1 Orang Tewas Tertimbun

SEMARANG – Jembatan roboh terjadi di Salam RT 04 RW 01 Kel. Randuacir, Kec. Argomulyo Kota Salatiga yang satu korban jiwa akibat tertimbun material jembatan yang longsor pada Rabu (6/2/2024) pukul 03:00 WIB yang disebabkan banjir bandang kiriman dari Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang

Kejadian tersebut berawal sekitar pukul 05.00, terdapat dua orang saksi yang hendak pulang dan akan melewati jembatan di Salam. Ketika saksi tersebut sampai jembatan, ada salah satu korban meminta tolong dikarenakan jembatan yang dilewati korban sudah dalam keadaan ambrol.

Saksi tersebut meminta bantuan kepada pengendara yang sempat lewat, akan tetapi pengendara tersebut tidak menghentikan kendaraan nya namun langsung berjalan menerobos dan jatuh ke jembatan yang roboh. Kemudian saksi tersebut meminta bantuan kepada warga sekitar, korban sebanyak 4 orang berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

Terdapat empat orang korban tertimbun robohan jembatan. Satu orang korban sempat loncah dan sudah sampai rumah dengan selamat, dua orang korban dibawa ke rumah sakit dan satu orang korban meninggal.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.

Skip to content