Banjir di Kab. Pekalongan
Pada hari Minggu, 27 Januari 2019 pukul 00.15 WIB terjadi banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan Parampet Sungai Meduri roboh 15 meter serta ketinggian air 20-70 cm genangan air membanjiri hampir seluruh pemukiman di Kecamatan dan desa setempat.
Kec. Kedungwuni
- Ds.Ambokembang
- Ds.Pekajangan
- Ds.Tangkil kulon
- Kel.Kedungwuni Timur
Kec. Tirto
- Ds.Samborejo
- Ds.Pacar
- Ds.Karangjompo
- Ds.Tegaldowo
- Ds.Ngaliyan
- Ds.Curug
- Ds.Pandanarum
- Ds.Tanjung
- Ds.Jeruksari
Kec. Buaran
- Ds. Simbangkulon
Kec. Wonokerto
- Ds.Sijambe
- Ds.Pesanggrahan
- Ds.Wonokerto Timur
- Ds.Wonokerto Barat
Terdapat 2 kecamatan (Buaran dan Tirto) yang berdampak pengungsian dengan rincian:
Kec. Buaran (Ds.Simbangkulon)
- Mushola Al Wahab 142 jiwa
- Masjid Jami Simbang 100 jiwa
- Rumah Mas Ali 50 jiwa
- Gedung TPQ Al Magtab 369 jiwa
- Belakang Koramil Buaran 40 jiwa
- TPQ Al Amir 60 jiwa
Kec. Tirto (Ds.Samborejo)
- Masjid Jami 200 jiwa
- Dk. Siringgit 300 jiwa
- Mushola Baitul Musahidin 50 jiwa
Kec. Tirto (Ds. Karangjompo)
- Masjid Dupantex 288 jiwa
- Mushola Al. Amin 34 jiwa
- Mushola Nurussalam 27 jiwa
- Mushola Al Hikmah 25 jiwa
- Mushola Nurul Iman 35 jiwa
- Mushola Nurul Huda 80 jiwa
- Mushola Al Falah 60 jiwa,
- Mushola Al Fata 42 jiwa
- TPQ Al Hidayah 8 jiwa
- Lap.Badminton 16 jiwa
Jumlah Keseluruhan pengungsi per tanggal 27 Janauri 2019 Pukul 10.57 WIB sebanyak 1.736 jiwa, dan kerugian masih dalam perhitungan. BPBD Kab. Pekalongan, warga, serta PMI telah melakukan assessment mengevakuasi warga terdampak Banjir, Dropping logistic ke titik-titik pengungsian, Berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah terkait ketersediaan stok logistic, Koordinasi Lintas Sektor, Pendirian Posko Induk, Pendirian Pos Kesehatan dan Pendirian Pos Pengungsi. Mendirikan dapur umum dan Dropping logistic.
