Banjir Rob di Kab. Demak
Banjir rob akibat gelombang pasang pada 4 Juni 2020 pukul 08.00 WIB. Banjir Rob yang menimpa Kab. Demak terjadi di beberapa lokasi antara lain :
Kecamatan Sayung
- Desa Surodadi ketinggian air 25- 70 cm dengan 360 rumah dan 2 SD terendam.
- Desa Sidogemah ketinggian air 30 – 100 cm dengan 1200 rumah , 8 sekolahan , 37 tempat ibadah terendam.
- Desa Tugu ketinggian air 10 – 30 cm dengan 500 rumah dan 6 sekolah terendam.
- Desa Gemulak ketinggian air 20 – 70 cm dengan 1331 rumah , 4 sekolah, dan 21 tempat ibadah terendam.
- Desa Sriwulan ketinggian air 40 – 110 cm dengan 3500 rumah , 27 tempat ibadah, 16 sekolah, 5 makam terendam.
- Desa Purwosari terendam air.
- Desa Bedono ketinggian air 30 – 110 cm dengan 1068 rumah, 7 sekolahan, 21 tempat ibadah, 7 makam terendam.
- Desa Timbul Sloko terendam air.
- Desa Sayung terendam air.
- Desa Loireng terendam air.
- Desa Tambakroto terendam air.
- Desa Kalisari terendam air.
Kecamatan Karangtengah
- Desa Tambak Bulusan terendam air.
- Desa Wonoagung terendam air.
Kecamatan Bonang
- Desa Morgolinduk ketinggian air 15- 70 cm dengan 600 rumah , 2 tempat ibadah, 5 sekolahan , 3 makam terendam.
- Desa Morodemak terendam air.
- Desa Purworejo ketinggian air 10 – 100 cm dengan 500 rumah , 10 sekolahan , 3 makam terendam.
Kecamatan Wedung
- Desa Wedung ketinggian air 20 – 50 cm dengan 373 rumah, 9 tempat ibadah, 6 sekolahan, 1 makam terendam.
- Desa Kedung Mutih terendam air dengan ketinggian 10 – 20 cm.
- Desa Babalan terendam air dengan ketinggian 10 – 20 cm.
Upaya yang dilakukan :
- BPDB Kab. Demak melakukan assessmen.
- Berkoordinasi dengan instansi terkait.
Meninjau lokasi dan memonitor kondisi banjir rob secara berkala
