Droping Air Menyelamatkan Masyarakat di Tengah Kekeringan di Kabupaten Blora

Blora, 29 Juli 2023 – Kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyebabkan kekhawatiran dan kesulitan bagi masyarakat setempat. Pada Sabtu, 29 Juli 2023, Kecamatan Jati, Randublatung, dan Cepu menjadi daerah yang mendapat bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora serta Corporate Social Responsibility (CSR) dari alumni SMUNIC 99. Bantuan berupa droping air berisikan dua tangki berukuran 10.000 liter diberikan kepada Desa Kepoh, Desa Doplang, Desa Sambongwangan, Desa Plosorejo, dan Desa Mernung.

Kekeringan yang terjadi di wilayah ini disebabkan oleh berkurangnya sumber air bersih akibat dampak musim kemarau yang ekstrem. Sumber air dari sumur bor yang ada belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk keperluan memasak dan mencuci (MCK). Situasi ini telah mengakibatkan tekanan besar pada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di desa-desa terpencil.

Bantuan dari BPBD Kabupaten Blora

Pemerintah Kabupaten Blora melalui BPBD menyadari pentingnya memberikan bantuan dan mengambil langkah cepat untuk mengatasi krisis air di wilayah yang terdampak. Pada Sabtu, 29 Juli 2023, BPBD menyalurkan bantuan droping air berupa dua tangki berkapasitas 10.000 liter masing-masing untuk Desa Kepoh dan Desa Doplang di Kecamatan Jati. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, Desa Sambongwangan dan Desa Plosorejo di Kecamatan Randublatung juga mendapat bantuan serupa dari BPBD. Dua tangki berisi air dengan kapasitas yang sama disalurkan ke wilayah tersebut, memberikan harapan baru bagi masyarakat dalam menghadapi masa sulit akibat kekeringan.

CSR dari Alumni SMUNIC 99

Tak hanya pemerintah yang bergerak, alumni Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUNIC) 99 juga turut ambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan program Corporate Social Responsibility (CSR), mereka menyumbangkan dua tangki berukuran 10.000 liter pula ke Desa Mernung di Kecamatan Cepu. Bantuan ini menunjukkan kepedulian alumni SMUNIC 99 terhadap kondisi masyarakat dan keinginan mereka untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada.

Bantuan droping air ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan. Dengan ketersediaan air yang mencukupi, masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dan lebih nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to content