kebakaran di kab. magelang

Terjadi kebakaran Hutan/Lahan Sabtu, 06 Oktober 2018, Pukul 05.30 WIB di Lereng Gunung Andong sebelah Barat dan sebelah Selatan, (di atas Dusun Jogoyasan, Desa Jogoyasan, Kec Ngablak, dan Dusun Gogik. Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak). Api diperkirakan warga melakukan pembakaran bersih-bersih lahan mengakibatkan 1 orang meninggal dunia a.n. Ihsan Nurrohim (18 th) dan ± 2 ha lahan terbakar.  Pukul 05.30 WIB terpantau titik api yang terjadi di kawasan lereng Gunung Andong oleh warga Dusun Gogik, namun perkiraan warga hanya warga membakar sampah yang ditunggui oleh pembakarnya. Pada pukul 11.00 WIB terpantau titik api semakin membesar. Kemudian warga Dusun Gogik Base Camp Giri Dwipa lebih kurang sebanyak 40 personil naik untuk melakukan penanganan pemadaman api di lereng sebelah barat. Sementara itu di lereng sebelah selatan juga terdapat titik api rembetan dari titik api awal. Sehingga terdapat 4 titik api di lereng sebelah barat, selatan,dan puncak Gunung Andong yang memgakibatkan kurang lebih 2 hektar lahan terbakar. Pada saat proses pemadaman sekitar pukul 12.30 WIB dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman kebakaran, seorang relawan (warga Dusun Gogik Desa Girirejo Kecamatan Ngablak) a.n. Ikhsan Nurrohim (18 th) mengalami kelelahan. Setelah beristirahat sejenak Ihsan melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran. Di lokasi kebakaran Ihsan sempat memberikan saran kepada teman-temannya (relawan) untuk menyelesaikan pemadaman kebakaran. Setelah itu Ihsan Nurrohim mengalami pingsan dan sempat dievakuasi oleh teman- temannya menuju Polindes Girirejo dan dirujuk ke Puskesmas Ngablak. Sesampainya di Puskesmas Ngablak Ikhsan Nurrohim dinyatakan telah meninggal dunia. Pada pukul 17.40 WIB api sudah dapat dipadamkan. TRC PB BPBD Kab. Magelang Pemadaman kebakaran melibatkan lebih kurang 80 personil terdiri dari warga Dusun Gogik, Base Camp Sawit, Sarda Jateng, Base Camp Giri Dwipa, dan relawan.  Support logistik oleh BPBD Kab. Magelang.  Koordinasi antara BPBD, Perhutani Kedu Utara, Camat Ngablak, Polsek Ngablak, Kades Girirejo, SARDA Jateng dan komunitas relawan (SAR SERI Getasan, Ubaloka Salatiga, Pinus Kopeng), menghasilkan kesepakatan Pada malam ini (Sabtu, 6 Oktober 2018) jalur pendakian Gunung Andong masih dibuka, namun area pendakian dibatasi hanya sampai radius 100 m dari area kebakaran, tidak boleh melakukan pendakian sampai ke puncak. Mulai hari Minggu, 7 Oktober 2018 sampai 15 hari ke depan semua jalur pendakian G. Andong

ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to content