Kekeringan Menghantam Ds. Sambirejo Kec. Bringin Kab. Semarang.

Ds. Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Sragen, pada Jumat, 21 Juli 2023, merupakan dampak dari jarak sumber air yang jauh dari wilayah pemukiman dan menurunnya curah hujan.

Salah satu penyebab utama kekeringan di Desa Sambirejo adalah jarak sumber air dari wilayah pemukiman. Sumber air yang biasa digunakan oleh warga terletak cukup jauh dari pemukiman mereka. Kondisi ini menyulitkan aksesibilitas dan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga. Dengan sumber air yang terletak jauh, warga harus melakukan perjalanan jauh dan menghabiskan banyak waktu hanya untuk memperoleh air bersih.

Selain itu, menurunnya tingkat curah hujan juga menjadi faktor kritis dalam terjadinya kekeringan ini. Iklim yang kian tidak stabil dan perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan penurunan curah hujan di daerah tersebut. Ketika curah hujan berkurang, debit sumber air menjadi menurun, menyebabkan kesulitan warga dalam memperoleh pasokan air yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Kekeringan ini telah berdampak signifikan pada warga Desa Sambirejo. Dengan pasokan air yang semakin menipis, warga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Air bersih menjadi barang langka, menyebabkan ancaman kesehatan bagi warga yang terpaksa menggunakan air yang tidak layak untuk keperluan minum, memasak, dan mandi. Selain itu, dampaknya juga terasa pada sektor pertanian, dengan tanaman yang layu dan pertanian menjadi tidak produktif akibat kekurangan air.

Untuk mengatasi krisis air bersih yang sedang berlangsung di Desa Sambirejo, berbagai upaya telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang. Salah satu langkah yang diambil adalah mendistribusikan dropping air bersih ke lokasi yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

BPBD Kabupaten Semarang telah melakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke Desa Sambirejo untuk membantu meringankan beban warga. Meskipun upaya ini dapat memberikan bantuan sementara, tetapi keberlanjutan solusi jangka panjang masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to content