Laporan Awal kejadian Banjir tanggal 26 Oktober 2020 pukul 03.00 di Kab. Kebumen
Laporan awal banjir pada 26 Oktober 2020 pukul 03.00 WIB. Hujan deras dengan durasi lama menyebabkan banjir di beberapa lokasi di Kab. Kebumen antara lain :
Aliran Sungai Lesung di Kec. Prembun :
- Desa Pesuningan : Luapan Sungai dan Parapet jebol mengakibatkan air masuk pemukiman kurang lebih 50cm.
- Desa Kedungbulus : Tanggul sungai lesung jebol kurang lebih 10 meter, luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30 -50 cm.
- Desa Merden : Luapan sungai mengakibatkan air masuk ke pemukiman kurang lebih 50 cm.
Aliran sungai Kedungbener Di Kec. Alian dan Kec. Kebumen :
- Desa Krakal : Luapan air sungai menyebabkan genangan dengan ketinggian 1,6m , warga sempat mengungsi ke kantor Balaidesa Krakal kurang lebih 170 jiwa, kondisi saat ini warga sudah kembail ke rumah masing – masing.
- Desa Kalirancang : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30-50cm dan menyebabkan kandang ternak rusak.
- Desa Sawangan : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30-50cm.
- Desa Seliling : Luapan sungai mengakibatkan air masuk ke pemukiman kurang lebih 50cm.
- Desa Surotrunan : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 50cm.
- Desa Bojongsari : tanggul sungai jebol mengakibatkan air sungai meluap kurang lebih 1 meter.
- Desa Tanahsari : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30 – 50 cm.
- Desa Roworejo : luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30-50cm.
- Desa Sumberadi : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30- 50 cm.
- Desa Wonosari : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30 cm – 50cm.
- Desa Jatisari : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30 cm – 50cm.
Aliran sungai Karanganyar di Kec. Karanganyar :
- Desa Candi : Luapan air sungai menyebabkan genangan setinggi 30-50cm.
- Kel. Karanganyar : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Kel. Panjatan : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Kel. Jatiluhur : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Desa Plarangan : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
Aluran Sungai Kemit di Kec. Karanganyar dan Kec. Adimulyo :
- Desa Grenggeng : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Desa Panjangsari : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Desa Adimulyo : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
Aliran Sungai Telomoyo di Kec. Puring
- Desa Madureja : tanggul sungai Telomoyo jebol kurang lebih Panjang 30 meter mengakibatkan air masuk ke pemukiman warga setinggi 30 cm – 1 meter masuk kedalama pemukiman. Sehingga mengakibatkan warga mengungsi kurang lebih 995 jiwa dari 6 RT di SD Madureja.
- Desa Sidobunder : Dampak dari jebolnya tanggul sungai telomoyo yang di Desa Madureja mengakibatkan genangan air di Desa Sidobunder kurang lebih 30 cm – 1 meter mengakibatkan warga mengungsi kurang lebih 300 kk dengan tempat pengungsian di Rumah Panggung.
Aliran Sungai Jatinegara di Kec. Sempor
- Desa Kalibeji : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Desa Sidoharum : Luapan air sungai menyebabkan genangan ketinggian 30-50cm.
- Aliran Sungai Luk Ulo Kebumen
- Desa Karangpoh : Peternakan new assa pagar jebol terkena banjir.
Rencana Tindak lanjut : Disepakati jam 09.00 WIB di adakan rapat koordinasi tindak lanjut penanganan bencana banjir dengan Muspika dan Dinas terkait. Rapat dilaksanakan di SD Madureja. BPBD Kab. Kebumen melakukan assessmen dan monitoring dilokasi kejadian untuk mengetahui kondisi terkini,
