Pelaksanaan Gladi Pokso & Gladi Lapang Simulasi Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor di Ds. Majakerta, Kec. Watukumpul Kab. Pemalang.

BPBD Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Gladi Lapang EWS Gerakan Tanah di Kabupaten Pemalang pada tanggal 29 September 2021. bertempat di:

  1. Gladi Posko di Halaman Ketua RT01 RW01 Dukuh Penusupan Ds. Majakerta Watukumpul Pemalang;
  2. Gladi Lapang di Jalan Raya Dukuh Penusupan Ds. Majakerta Watukumpul Pemalang.

Dengan peserta Kegiatan ini diikuti sekitar ± 40 peserta yang tinggal di Daerah Rawan Bencana Desa Majakerta terdiri dari unsur Muspika, Aparatur Kelurahan, Masyarakat, Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama, Unsur Perempuan.

Narasumber dan Fasilitator kegiatan Gladi Posko Alat Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor adalah sebagai berikut :

  1. Narasumber; Kalaksa BPBD Kab. Pemalang yang diwakili oleh Kasi Kesiapsiagaan, materi Potensi Kerawanan dan Ancaman Bencana di Kecamatan Watukumpul Kab. Pemalang;
  2. Fasilitator dari PT Greentera Mapindo Jogjakarta, materi Prosedur Tetap (Protap) Alat Peringatan Dini (EWS Denilo 2.2) Bencana Tanah Longsor;

Maksud dan Tujuan Gladi Posko & Gladi Lapang Simulasi Alat Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor di Ds. Majakerta Kec. Watukumpul Kabupaten Pemalang adalah sebagai berikut :

  1. Maksud : sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, karena peringatan dini merupakan komponen maupun indikator yang sangat penting dalam pembentukan Desa/Kelurahan tangguh bencana maupun penanggulangan bencana berbasis masyarakat/komunitas;
  2. Tujuan : untuk memberdayakan individu dan masyarakat yang terancam bencana agar bertindak dalam waktu yang cukup dan dengan cara-cara yang tepat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya korban luka, hilangnya jiwa, serta rusaknya harta benda dan lingkungan.

Hasil yang dicapai pada Gladi Posko & Gladi Lapang Simulasi Alat Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor di Dukuh Penusupan Ds. Majakerta Watukumpul Pemalang sebagai berikut :

  1. Desa Majakerta berada di ketinggian diatas permukaan laut 686.60 m, menempatkan desa tersebut dalam demografi pegunungan maupun perbukitan, dengan memiliki profil ancaman bencana yang tinggi;
  2. BPBD Prov. Jateng pada bulan Maret 2021 memfasilitasi pemasangan Alat Peringatan Dini Gerakan Tanah/longsor, yang kemudian disebut sebagai sistem peringatan dini bencana tanah longsor (EWS Denilo 2.2), gunanya untuk membantu percepatan penyelamatan dan proses evakuasi warga manakala bencana tanah longsor itu datang;
  3. Sistem peringatan dini bencana ini disampaikan dalam bentuk sirine, dan indikator lainnya. Dengan demikian, masyarakat Dukuh Penusupan Ds. Majakerta Watukumpul Pemalang diharapkan dapat merespons informasi tersebut secara tepat dan tepat sehingga dampak dari bencana longsor dapat diminimalisasi;
  4. Sistem peringatan dini (EWS Denilo 2.2) di Dukuh Penusupan Ds. Majakerta Watukumpul Pemalang tersebut memiliki dua bagian utama, yakni bagian hulu yang merupakan upaya-upaya untuk mengemas data-data menjadi informasi yang tepat serta bagian hilir yang berupa usaha agar informasi dapat disampaikan dengan cepat;
  5. Setelah dilakukannya Gladi Lapang, pemerintah Desa Majakerta maupun masyarakat Dukuh Penusupan semakin meningkat pengetahuan dan kesadarannya dalam penanggulangan bencana baik sebelum, saat darurat dan sesudah terjadi bencana;
  6. Harapan besar Pemerintah Desa Majakerta, setelah dilakukannya pemasangan EWS bencana longsor dan Gladi Posko serta Gladi Lapang, kepada Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk dapat dilakukan pembentukan Desa Tangguh bencana, agar masyarakat Desa Tirtomulyo yang tinggal dikawasan rawan bencana dapat semakin meningkat kapasitasnya dalam pengelolaan risiko bila suatu saat bencana tersebut datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content
izmir escort