Update Banjir per 25 Februari 2020 pukul 22.00 WIB di Kota Pekalongan

Banjir pada 24 Februari 2020 pukul 09.00 WIB Per 25 Februari 2020 pukul 22.00 WIB di Kel. Krapyak dan Slamaran Kec. Pekalongan Utara. Hujan deras mengakibatkan debit air sungai Meduri dan Sungai Bremi kembali meluap serta luncuran drainase yang mengarah ke wilayah Tirto mengakibatkan banjir di seluruh wilayah jalan utama Kota Pekalongan dengan ketinggian 20 – 70 cm. Berikut rincian pengungsi :

  • Aula Kec. Pekalongan Barat : 270 jiwa
  • Masjid Al Karomah : 450 jiwa
  • Aula Kelurahan Tirto : 106 jiwa
  • Mushola Al Ikhsan : 100 jiwa
  • Stadion Hoegeng : 368 jiwa
  • Aula Kelurahan PKK : 60 jiwa
  • Mushola Al Ghozali : 50 jiwa
  • Mushola Baitul Hikmah : 5 jiwa
  • TPQ Baitul Hikmah : 3 jiwa
  • MT Sabilun Najah : 8 jiwa
  • Darrul Aitam Arrabitoh : 40 jiwa
  • Gedung Amanjiba : 20 jiwa
  • Mushola Al Aqsho : 13 jiwa

Total pengungsi ada 1493 jiwa.

Upaya yang dilakukan :

  • BPBD Kota Pekalongan melakukan assessmen
  • Melakukan pemantauan titik banjir serta menyiapkan titik pengungsian.
  • SK Walikota No  362 / 523 Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kota Pekalongan Tahun 2020
  • Persiapan dapur umum posko terpusat dimulai dan penataan tempat pengungsian utama sedang dipersiapkan di stadion Hoegeng kota Pekalongan
  • Wali Kota Pekalongan tetapkan Status TDB banjir 20-26 Feb 2020
  • Pelayanan Kesehatan di Posko Pengungsian yg ditentukan
  • Koordinasi dan persiapan Dapur Umum dg DinsosP2KB di Stadion Hoegeng
  • Distribusi Logistik kedaruratan dan Dapur Umum Mandiri Warga
  • Kordinasi dengan Relawan Kebencanaan dan dan stake holder terkait upaya evakuasi dan kedaruratan
  • Koordinasi dan penyiapan tambahan logistik dengan para pihak yg mensupport
  • Penyediaan informasi awal kebencanaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Skip to content