Update Kebakaran lahan Gunung Selamet Kab. Purbalingga
Peristiwa, Hari Rabu, 11 September sekitar jam 10:00 WIB, Kamis, 12 Sept 2019 sampai dengan hari ini, Jumat 13 September 2019. Update jam 13:30 WIB.
Lokasi Kebakaran Hutan Lindung pada ketinggian 1.800 mdpl, Petak 58A wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Serang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gunung Slamet Timur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur. Wilayah Administratif turut Desa Kutabawa, Kec. Karangreja, Kab. Purbalingga.
Spesifikasi lokasi berada pada koordinat 7⁰13’59,23” LS dan 109⁰15’27,34” BT sampai dengan 7⁰13’55,79” LS dan 109⁰15’12,16” BT.
Luas kejadian 14,3 ha.
Kondisi lapangan, lokasi kejadian berisi Tanaman Pinus tahun tanam 1997 dengan kondisi medan yg berjurang, tumbuhan bawah atau semak yang tebal dan lebat. ketebalan semak mudah terbakar sekitar 50 cm.
Penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian anggota masy sekitar.
Kronologi Kejadian :
Hari Rabu, terjadi kebakaran pertama mulai jam 10:00 WIB, dan berhasil dipadamkan oleh Tim Perhutani, Warga Masyarakat Kutabawa, Tagana, Koramil Karangreja, Camat Karangreja. Luas terbakar 1,0 ha. Diperkirakan sudah berhasil dipadamkan.
Namun hari Kamis, lokasi yang terbakar muncul titik api lagi dan meluas.
Upaya pemadaman dilaksanakan melibatkan – Administratur Perum Perhutani KPH Banyumas Timur dan jajaran, Kapolres Purbalingga beserta jajaran Polres dan Polsek Karangreja, Dandim Purbalingga beserta jajaran Koramil Karangreja, BPBD, Satpol PP Purbalingga, Damkar kec.karangreja, Anak Remaja Bambangan (Aremba), SAR, Tagana, Komunitas Pecinta Alam dan masyarakat dukuh Bambangan dan dukuh Gunungmalang Desa Serang. Jumlah personil keseluruhan sekitar 200 org.
Api sampai dengan jam 18:00 belum berhasil di padamkan karena medan yang sulit, terpantau masih ada 2 (dua) titik api. Karena pertimbangan keselamatan tim turun ke pos pendakian Gn.Slamet di dk.bambangan melakukan pemantauan s.d pukul 22:00.
Selanjutnya Tim melakukan rapat strategi penanganan untuk hari ini, Jumat 13 September 2019 dipimpin langsung oleh Adm Banyumas Timur dan Dandim Purbalingga.
Penanganan hari Jumat, 13 September 2019.
Kekuatan Personil Gabungan : 626 orang terdiri dari :
- TNI : 76
- POLRI : 104
- Perhutani : 47
- BATALYON 406 : 23
- BPBD : 5
- Kec. Karangreja : 4
- Satpol PP : 15
- SAR Purbalingga : 25
- PRC ( Purbalingga Reaksi Cepat ) : 8
- SAR Perwira : 3
- TAGANA : 30
- Puskemas Karangreja : 3
- AREMBA : 20
- UBALOKA : 1
- EDELWIS : 15
- BANSER : 18
- Pemuda Pancasila : 10
- Warga Dsn. Bambangan : 200
- Bela Negara : 6
- PMI : 13
Strategi penanganan :
Pembuatan Sekat Bakar di luar area titik dan lidah api berbentuk huruf U pada sisi Selatan, Barat dan Timur.
Sisi Selatan terdiri dari Sektor 5 dan 4, sisi barat sektor 1 dan sisi utara sektor 2 dan 3.
Tim tiap Sektor dipandu oleh AREMBA dan TAGANA yang lebih hafal medan.
Sampai dengan jam 13:30, lokasi titik titik api sudah terkepung oleh Sekat Bakar.
Jam 13:30 diberangkatkan kloter 2 sejumlah 17 personil dari Pemuda Pancasila 5 orang, Bela Negara 6 orang, SAR purbalingga 1 orang, dan PMI 5 orang untuk melakukan re cek kualitas sekat bakar yang telah dibuat dengan menyusuri seluruh jalur sekat bakar sekaligus memadamkan sisa titik api yang masih ada.
