BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



ANGIN KENCANG DI KOTA SALATIGA

Terjadi angin kencang pada Rabu, 7 September 2022 Pukul 20.15 s.d 21.45 WIB di Jalan Lingkar Salatiga Kel. Dukuh, Kec. Sidomukti. Hujan intensitas tinggi mengakibatkan pohon tumbang di derah jalan lingkar mengakibatkan:

TANAH LONGSOR DI KOTA SEMARANG

Terjadi tanah longsor pada Rabu, 7 September 2022 Pukul 21.00 WIB di Jl.Pendet Selatan blok H RT/RW 12/11, Kel.Pudakpayung Kec. Banyumanik Kota Semarang. Hujan dengan intensitas tinggi pada wilayah Perum P4A terjadi rekahan tanah dan mengakibatkan longsor dengan ketinggian 10 meter dan Lebar 5 Meter. Warga berkoordinasi dengan ketua RT/RW, Serta Kelurahan / Kecamatan untuk menghubungi BPBD serta Instansi yang lainnya.

ANGIN KENCANG DI KAB.TEMANGGUNG

Terjadi angin kencang pada Rabu, 7 September 2022 Pukul 16.30 WIB di Jl.Raya Gemawang–Muncar Desa Gemawang Kec. Gemawang Kab. Temanggung. Angin Kencang disertai hujan intensitas tinggi mengakibatkan pohon Sengon tumbang melintang dijalan raya Gemawang-Muncar Desa Gemawang Kec. Gemawang. Akibat kejadian ini arus lalu lintas sempat terhambat dan Listrik Padam di wilayah Kec. Gemawang. Tim TRC BPBD Kab.Temanggung, Polsek Gemawang, Koramil Jumo, Pemdes dan Kecamatan, Relawan beserta masyarakat Desa Gemawang dan Muncar melakukan penanganan pohon tumbang, sampai dengan pukul 21.00 pohon tumbang telah selesai dilakukan penanganan ,lalu lintas dan arus listrik PLN kembali normal.

TANAH LONGSOR DI KAB.TEMANGGUNG

Terjadi tanah longsor pada Rabu, 7 September 2022 Pukul 16.30 WIB di Jl.Penghubung Desa Ngadisepi-Gemawang, Jembatan Dusun Seseh Desa Ngadisepi dan Desa Gemawang Kec. Gemawang Kab. Temanggung. Hujan intensitas tinggi pada pukul 15.00 s/d 18.00 WIB diwilayah Kec. Jumo mengakibatkan Longsor lahan pertanian milik Bp Ruwadi (Dusun Seseh 05/10 Desa Ngadisepi Kec.Gemawang) dengan panjang 20 meter dan ketinggian 30 meter memicu terjadinya longsor bahu jalan utama penghubung antar Desa Ngadisepi, Desa Kemiri ombo dan Desa Gemawang. Tim TRC BPBD Kab.Temanggung, Polsek Gemawang, Koramil Jumo, Pemdes dan masyarakat Desa Gemawang melakukan koordinasi penanganan sementara dengan membuat rambu peringatan bahaya tanah longsor.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.