Tanah Longsor di Banjarnegara, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Banjarnegara – Bencana tanah longsor melanda dua desa di Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, akibat hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (21/01/2025) dini hari. Pergerakan tanah menyebabkan 16 rumah di Desa Ratamba mengalami kerusakan berat, sementara 7 rumah lainnya terancam. Sebanyak 21 KK atau 62 jiwa terpaksa mengungsi. Di Desa Panusupan, longsor menyebabkan dua rumah rusak ringan, 32 rumah terancam, serta jalan kabupaten amblas, sehingga akses transportasi terganggu.
BPBD Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Banjarnegara telah melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk koordinasi di lapangan, pendistribusian logistik, pendirian posko tanggap darurat, serta pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara mendirikan dapur umum, sementara Dinas Kesehatan memberikan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Operasi lanjutan dijadwalkan pada Jumat (31/01/2025), dengan agenda pemasangan jalur evakuasi, pendirian posko kesehatan, serta distribusi bantuan.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih berisiko tinggi, dengan potensi hujan lebat dan pergerakan tanah yang dapat memicu longsor susulan. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi logistik, peralatan evakuasi, serta bantuan bagi para pengungsi. Berbagai unsur, termasuk TNI-Polri, relawan, dan organisasi kemanusiaan, terus bekerja sama dalam penanganan bencana ini demi keselamatan warga terdampak.

