Tag: Jawa Tengah

 

KUNJUNGAN KERJA BPBD DKI JAKARTA

Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antara BPBD DKI Jakarta dan BPBD Prov. Jateng dalam upaya penanggulangan bencana BPBD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke BPBD Prov.Jateng.

Pertemuan ini membahas tentang anggaran logistik yang digunakan untuk berbagai jenis bantuan logistik. Kemudian, pembentukan Desa Tangguh Bencana juga menjadi pembahasan antar ke 2 (dua) Provinsi karena bagian penting dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di wilayah tersebut.

Kunjungan ini menjadi wadah untuk pertukaran informasi, pengalaman, dan praktik terbaik dalam penanganan bencana.

SALAM TANGGUH.

SALAM KEMANUSIAAN.

TK Little Apple Belajar Kesiapsiagaan Bencana di BPBD Provinsi Jawa Tengah

Semarang — Suasana ceria menyelimuti BPBD Provinsi Jawa Tengah saat puluhan siswa TK Little Apple berkunjung dalam rangka edukasi kesiapsiagaan bencana (26/4).

Kedatangan para siswa disambut hangat oleh petugas BPBD. Mereka diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas dan peralatan penanggulangan bencana, mulai dari halaman kantor hingga ke ruang Aula Rapat lantai 4.

Di aula, anak-anak disambut langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Tengah, Drs. M. Arief Wahyudhi, M.Si., yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Selama kegiatan, anak-anak diajak menyaksikan pemutaran video edukatif mengenai penanganan kebakaran, penanggulangan banjir, serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi. Selain itu, mereka juga dikenalkan berbagai peralatan penanggulangan bencana dan evakuasi, seperti tenda darurat, mobil rescue, motor trail, perahu karet, dan perlengkapan lainnya. Anak-anak tampak antusias melihat dan mencoba beberapa alat di bawah bimbingan petugas.

Tidak hanya belajar lewat tayangan dan peralatan, mereka juga diajak bergerak aktif dengan mengikuti senam gempa serta melakukan simulasi evakuasi sederhana.

Kepala KB TK Little Apple, Ibu Suci Handayani, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap BPBD Jawa Tengah.

“Hari ini, kami melaksanakan kegiatan Field Trip di BPBD Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat bagi anak-anak, karena mereka dapat belajar mengenai berbagai jenis bencana serta mengikuti simulasi penanganan bencana secara langsung, dengan bimbingan dari tim BPBD yang sangat profesional.

Anak-anak juga dikenalkan dengan berbagai peralatan yang digunakan dalam penanggulangan bencana, seperti tenda, mobil rescue, motor trail, perahu karet, dan lainnya.

Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berharga bagi anak-anak. Semoga ke depan kerja sama antara KB TK Little Apple dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah, serta dengan lembaga pendidikan lainnya, dapat terus berjalan dengan baik.

Semangat terus untuk BPBD Provinsi Jawa Tengah! Tetap semangat dan terus berkarya. Terima kasih” ujar Ibu Suci.

BPBD Provinsi Jawa Tengah berharap, melalui kunjungan ini, anak-anak dapat lebih mengenal pentingnya kesiapan menghadapi bencana dan menumbuhkan rasa peduli terhadap keselamatan diri serta lingkungan sekitar.

Pentingnya Inventarisasi Logistik dan Peralatan PB

Sobat tangguh, Rabu 16 April 2025 BPBD Provinsi Jawa Tengah telah memfasilitasi kegiatan Inventarisasi Logistik dan Peralatan (Logpal) Penanggulangan Bencana (PB) di kantor BPBD Provinsi Jawa Tengah, dengan mengundang BPBD Kab/Kota secara daring dan tatap muka.

Inventarisasi Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana adalah proses pendataan, pencatatan, dan pengelompokan semua barang, perlengkapan, serta peralatan yang dimiliki atau disiapkan untuk mendukung kegiatan penanggulangan bencana, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana.

Sedangkan Inventarisasi dan verifikasi kebutuhan logistik dan peralatan dalam Penanggulangan Bencana (PB) itu sangat penting untuk memastikan respons yang cepat, tepat, dan efisien. Berikut penjelasan mengenai pentingnya dua aspek ini :

Inventarisasi Kebutuhan Logistik dan Peralatan

Inventarisasi adalah proses pencatatan dan pemetaan seluruh logistik dan peralatan yang tersedia, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pentingnya untuk :

  • Mengetahui Ketersediaan: Mengetahui stok yang ada untuk kebutuhan tanggap darurat dan pemulihan.
  • Identifikasi Kesenjangan: Mengidentifikasi kekurangan logistik/peralatan di daerah rawan bencana.
  • Perencanaan yang Tepat: Membantu dalam perencanaan distribusi dan pengadaan logistik yang lebih akurat.
  • Pengelolaan Sumber Daya: Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang terbatas.

Verifikasi Kebutuhan Logistik dan Peralatan

Verifikasi adalah proses pengecekan ulang terhadap kebutuhan logistik dan peralatan berdasarkan data lapangan dan situasi riil. Pentingnya untuk :

  • Memastikan Ketepatan Kebutuhan: Memastikan bahwa barang yang diminta benar-benar dibutuhkan, tidak berlebihan atau kurang.
  • Mencegah Pemborosan: Menghindari pengiriman barang yang tidak relevan atau sudah tersedia.
  • Prioritas Penanganan: Memudahkan dalam menentukan prioritas distribusi logistik sesuai tingkat urgensi.
  • Koordinasi Antar Instansi: Memperkuat sinergi antara BPBD, BNPB, TNI/Polri, relawan, dan pihak terkait lainnya.

Inventarisasi dan verifikasi merupakan tulang punggung logistik bencana. Tanpa keduanya, distribusi bantuan bisa salah sasaran, lambat, bahkan menimbulkan konflik atau penumpukan logistik yang tidak efisien.

Inventarisasi Logpal PB ini difasilitasi dan langsung ditangani oleh Kedeputian Logistik dan Peralatan BNPB, yang terdiri dari 3 personil, dengan metode desk data dan wawancara.

Inventarisasi ini meliputi :

1. Jenis barang/logistik (makanan, obat-obatan, tenda, air bersih, dll.

2. Peralatan pendukung (alat komunikasi, kendaraan, alat berat, genset, dll.)

3. Jumlah dan kondisi barang.

4. Lokasi penyimpanan.

5. Pihak penanggung jawab

Inventarisasi yang baik membantu dalam pengambilan keputusan cepat saat darurat dan menghindari kekurangan atau kelebihan pasokan yang tidak efisien.

Adapun Fungsi Inventarisasi Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana antara lain :

1. Mengetahui Ketersediaan

Untuk memastikan jumlah, jenis, dan kondisi logistik serta peralatan yang siap digunakan dalam penanggulangan bencana.

2. Mendukung Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

Data inventarisasi menjadi dasar dalam merencanakan distribusi bantuan, alokasi sumber daya, dan strategi penanggulangan yang efektif.

3. Mempermudah Koordinasi

Memudahkan koordinasi antar instansi atau lembaga dalam penggunaan dan distribusi logistik serta peralatan.

4. Menghindari Duplikasi dan Kekurangan

Mencegah adanya tumpang tindih bantuan atau kekurangan peralatan di lokasi terdampak.

5. Monitoring dan Evaluasi.

Sebagai alat untuk mengevaluasi kesiapsiagaan logistik dan peralatan secara berkala.

6. Menjamin Transparansi dan Akuntabilitas.

Membantu dalam pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan logistik dan peralatan kepada publik dan pihak terkait.

Sobat tangguh, jadi peran inventarisasi logpal PB ini sangat vital dalam sistem manajemen bencana yang berprespektif pada pengurangan risiko bencana, tanggap dan responsif.

Pelatihan Penggunaan Teknologi Perlindungan Banjir (Flood Guard) Ringan Untuk Satgas PB Jawa Tengah

BPBD Prov. Jateng bekerjasama dengan PT Kemenangan mengadakan pelatihan penggunaan teknologi perlindungan banjir (intensitas ringan hingga menengah) untuk pelaksana Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) bagi BPBD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, pada pukul 18.00 WIB hingga selesai, yang bertempat di Tlogo Resort Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, dengan diikuti ± 100 perserta, serta dilakukan dengan metode teori, diskusi dan praktikum.

Tujuan Pelatihan

Sobat tangguh, Pelatihan Penggunaan Teknologi Pencegahan Air Banjir Masuk ke dalam Bangunan ini memiliki beberapa tujuan startegis, diantaranya :

  • Meningkatkan Pemahaman tentang Teknologi Pencegahan Banjir: Peserta dilatih untuk mengenal dan mengoperasikan teknologi seperti pintu air otomatis, sistem drainase cerdas, dan perangkat penghalang air lainnya yang dapat mencegah air masuk ke dalam bangunan.
  • Identifikasi dan Analisis Risiko: Pelatihan ini dirancang  untuk membantu Satgas PB mengidentifikasi area tau titik rawan dalam bangunan yang memungkinkan terjadinya masuknya banjir. Dengan demikian, para pesertadapat melakukan analisis risiko secara tepat dan mengembangkan strategi mitigasi berdasarkan kondisi serta karaktersitik spesifi bangunan yang bersangkutan.
  • Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan individu, keluarga, dan komunitas dalam menghadapi bencana banjir, termasuk persiapan peralatan darurat, rencana evakuasi, dan pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus diambil sebelum, selama, dan setelah bencana.
  • Peningkatan Kesiapan dan Respons Darurat Banjir: Dengan memahami teknologi pencegahan banjir, para peserta diharapkan mampu menyusun rencana tanggap darurat yang lebih efisien. Hal ini penting untuk meminimalkan kerugian, baik daris egi material maupun risiko keselamatan jiwa saat terjadi banjir.
  • Peningkatan Kerjasama Multi-Pihak: Selain aspek teknis, pelatihan mendorong kolaborasi antara pemilik bangunan, PT Kemenangan selaku penyedia sarpras Keman Flood Guard, Satgas PB daerah dan komunitas. Kerjasama antar pihak  ini esensial untuk memastikan bahwa teknologi pencegahan banjir dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan.

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat mengimplementasikan teknologi dan strategi mitigasi yang efektif untuk mencegah air banjir masuk ke dalam bangunan, serta meningkatkan ketahanan terhadap bencana banjir.

Sobat tangguh, perlu diketahui bersama bahwa Keman Flood Guardadalah penghalang banjir (flood barrier) atau penahan air ringan yang dapat dipasang dan dilepas dengan cepat, sepenuhnya melindungi area yang aman dan terlindungi dari banjir.

Fungsi Keman Flood Guard

  • Menjaga air banjir agar tidak mencapai rumah, gedung, dan fasilitas vital.
  • Mengubah aliran air banjir dan menyediakan ruang untuk bekerja, berjalan, dan penyelamatan.
  • Menyimpan air untuk penggunaan sehari-hari atau pemadaman kebakaran di daerah terkena bencana sebagai tangki air sementara.

Tipe Keman Flood Guard

Keman Flood Guard seri KFZ tersedia dalam tiga pilihan tinggi; 50 cm, 80 cm, dan 100 cm. Keman Flood Guard bekerja dengan berdiri sendiri dengan menggunakan tekanan air.

  1. Berdiri dengan kokoh ditempatnya karena tekanan air ke arah bawah.
  2. Menyebarkan aliran air dengan desain berbentuk U di bagian belakang dan bawah.
  3. Mencegah tergelincir dengan karet busa gesekan tinggi yang dipasang di jangkar bagian bawah.

Ciri-ciri dan Fitur Umum

  • Material: Biasanya terbuat dari aluminium, PVC tahan air, atau stainless steel.
  • Tinggi penghalang: Bisa bervariasi, biasanya antara 20 cm hingga 100 cm, tergantung kebutuhan.
  • Sistem pemasangan:
  • Permanent bracket: Dipasang di sisi kanan-kiri kusen pintu.
  • Quick install: Beberapa model bisa dipasang dan dilepas dengan cepat tanpa alat khusus.
  • Kedap air: Dilengkapi dengan seal karet di bagian bawah dan samping agar air tidak merembes.
  • Tahan tekanan air: Cocok untuk menahan banjir ringan hingga sedang.

Kelebihan Keman Flood Guard

  • Praktis dan efisien, bisa dipasang hanya saat diperlukan.
  • Tidak perlu renovasi besar.
  • Tahan lama dan bisa dipakai berkali-kali.
  • Perakitan bisa model custom, disesuaiksn ukuran kebutuhannya.

Keman Flood Guard dapat di simpan dengan rapat, tidak memerlukan banyak tempat karena dapat di tumpuk dengan rapih. Selain itu, Keman Flood Guard terbuat dari ABS, jenis plastik yang kuat, kokoh, tahan panas matahari. Jadi sekalipun di tabrak mobil atau motor, Keman Flood Guard tidak akan pecah atau retak. Dengan bahan ini, dapat di taruh dan di pasang di bawah panas dan terik matahari dengan aman tanpa menimbulkan pemudaran warna ataupun menjadi rapuh.

Keman Flood Guard dapat di pasang dengan mudah, atau dengan kata lain instalasi yang mudah karena selain produknya ringan, sistem kerja dan pengunciannya yang sangat simpel. Flood Guard sepanjang 10 meter dapat di rangkai dalam waktu kurang dari 5 menit.

Selain penggunaan Keman Flood Guard, peserta pelatihan juga dikenalkan dengan produk PT Kemenangan lainnya seperti perahu Polietilen. Perahu polietilen, khususnya yang terbuat dari bahan polyethylene seperti LDPE (Low-Density Polyethylene) atau HDPE (High-Density Polyethylene), memiliki berbagai fungsi dan kelebihan yang menjadikannya pilihan populer dalam berbagai aplikasi maritim.

Fungsi Perahu Polietilen

  • Transportasi Perairan: Digunakan untuk transportasi penumpang dan barang di perairan dangkal seperti sungai, danau, atau laut lepas.​
  • Penyelamatan dan Evakuasi: Perahu ini sering digunakan oleh instansi seperti BNPB, BPBD, dan Basarnas untuk operasi penyelamatan di daerah rawan bencana.​
  • Rekreasi dan Wisata: Cocok untuk kegiatan rekreasi seperti memancing, dayung, atau wisata air karena desainnya yang stabil dan mudah dikendalikan.​
  • Operasional Militer dan Keamanan: Beberapa varian perahu polietilen dirancang untuk ketahanan ekstra, termasuk uji coba terhadap terjangan proyektil, menjadikannya pilihan untuk operasi militer atau patroli keamanan

Kelebihan Perahu Polietilen

  • Tahan Lama dan Tahan Benturan: Material polietilen memiliki ketahanan tinggi terhadap benturan, korosi, dan abrasi. Beberapa produk dapat bertahan hingga 15 tahun tanpa kerusakan signifikan .​
  • Bobot Ringan dan Mudah Dibawa: Perahu ini lebih ringan dibandingkan perahu berbahan fiberglass atau logam, memudahkan transportasi dan pemasangan .​
  • Perawatan Minimal: Tidak memerlukan perawatan intensif karena tahan terhadap korosi dan tumbuhnya organisme laut seperti lumut atau teritip.​
  • Ramah Lingkungan: Bahan polietilen dapat didaur ulang, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan material konvensional lainnya .

Manfaat secara umum pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas Satgas PB dalam menggunakan teknologi ringan (seperti Keman Flood Guard) untuk mitigasi dan penanganan banjir secara cepat, praktis, dan efisien di lapangan. Salam tangguh salam kemanusiaan.


Skip to content