Category: PPID

 

BPBD dan Relawan Dirikan 62 Posko Mudik di Jawa Tengah

Jawa Tengah – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, sebanyak 62 posko mudik telah didirikan di 30 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Posko-posko ini terdiri dari posko terpadu dan posko mandiri yang dikelola oleh BPBD serta berbagai komunitas dan organisasi kerelawanan.

Beberapa daerah yang telah mendirikan posko terpadu antara lain Kabupaten Purworejo, Karanganyar, Sragen, Kabupaten Semarang, Batang, Kota Semarang, dan Klaten. Posko terpadu ini melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta komunitas relawan untuk memberikan layanan terbaik bagi para pemudik.

Dari seluruh wilayah di Jawa Tengah, Kabupaten Sragen menjadi daerah dengan jumlah posko mudik terbanyak, yakni mencapai 11 titik. Posko-posko ini disiapkan untuk memberikan layanan darurat, informasi jalur alternatif, tempat istirahat, serta bantuan medis bagi pemudik yang membutuhkan.

Dengan keberadaan posko mudik ini, diharapkan para pemudik dapat menjalani perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. BPBD Jawa Tengah juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan fasilitas posko yang telah tersedia di berbagai titik.

Tingginya antusiasme para relawan dalam membantu kelancaran perjalanan para pemudik memungkinkan jumlah posko mandiri akan terus bertambah di setiap kabupaten kota.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Gelar Government Transformational Academy (GTA) 2025

Semarang, 17 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Government Transformational Academy (GTA) Tahun 2025. Kegiatan ini mengusung metode pembelajaran Self Paced Learning atau belajar mandiri yang berlangsung secara daring selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Maret 2025.

Tema yang diangkat dalam GTA 2025 adalah Electronic-Based Government System Security Awareness Education (Edukasi Kesadaran Keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik/SPBE). Tema ini dipilih guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan ASN dalam menghadapi tantangan keamanan siber, termasuk ancaman peretasan, kebocoran data, dan serangan malware yang dapat mengganggu operasional SPBE.

Kegiatan ini dibuka secara virtual melalui aplikasi Zoom pada hari pertama. Acara kickoff diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia yang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran keamanan siber dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Setelah itu, Kepala BKD DIY dan Kepala BPSDMP Provinsi Jawa Tengah turut memberikan arahan mengenai peran strategis ASN dalam menjaga integritas dan keamanan informasi digital di instansi masing-masing. Puncak acara pembukaan ditandai dengan peresmian oleh Kepala Balai, Dr. Anton Susanto, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kapabilitas ASN di era digital ini.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, S.Sos., M.Si., dalam surat tugasnya menugaskan beberapa personel untuk mengikuti kegiatan ini, di antaranya Nita Maulia, S.Si., M.Sc. (Analis Bencana), Rahma Ulya Hanifah, S.Kom. (Analis Penerapan Teknologi Informasi), dan Maulana Bahrul Alam (Tenaga Teknis). Para peserta ini akan mengikuti pelatihan secara daring menggunakan Learning Management System (LMS) milik Kementerian Komunikasi dan Digital.

Pelaksanaan GTA 2025 bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan, khususnya dalam aspek pengelolaan keamanan sistem berbasis elektronik. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kesadaran dan keahlian mereka dalam menjaga keamanan data serta mengimplementasikan praktik terbaik dalam pengelolaan sistem informasi pemerintahan.

Pelaksanaan kegiatan ini dibiayai melalui anggaran BPSDMP Kementerian Komunikasi dan Informatika Yogyakarta Tahun 2025.

Dengan adanya program ini, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat lebih memahami pentingnya keamanan siber dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik serta mampu mengimplementasikan kebijakan yang lebih aman dan efektif di masing-masing instansi mereka.

Grobogan Terendam! Gubernur Turun Tangan

Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sejak Sabtu (8/3/2025) pukul 12.30 WIB akibat hujan deras dengan intensitas tinggi hingga hari ini belum surut. Kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul di dua titik, yakni Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, sepanjang sekitar 50 meter dan Sungai Klitih di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, sepanjang sekitar 5 meter. Akibatnya, enam kecamatan dengan total 28 desa terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 100 cm.

Selengkapnya…

SOSIALISASI HUKUM PEMBINAAN MASYARAKAT

Semarang (10/03) – Dalam rangka meningkatkan pengetahun hukum di lingkungan ASN, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dalam Penyuluhan dan Penerangan Hukum Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum. Acara ini dilakukan di Ruang Rapat Gedung A Lantai 4 Kantor BPBD Prov. Jateng.

Selengkapnya…