Category: Laporan Bencana

 

🚨 HOAX ALERT! 🚨

Informasi bocoran harga BBM April 2026 yang beredar itu TIDAK BENAR

Pertamina menegaskan bahwa dokumen tersebut adalah rekayasa dan bukan informasi resmi.
Pasokan BBM nasional saat ini aman dan mencukupi, jadi tidak perlu panik.

💡 Yuk, jadi masyarakat bijak:

  • Jangan terpancing isu yang belum jelas kebenarannya
  • Hindari panic buying
  • Stop sebar hoax, cek dulu sebelum sharing!

📢 Dapatkan info resmi hanya dari sumber terpercaya.

Salam Tangguh
Salam Kemanusiaan

Kegiatan Identifikasi dan Sosialisasi Daerah Rawan Bencana di Desa Jurangjero, Kec. Karangnom, Kab. Klaten

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Identifikasi dan Sosialisasi Daerah Rawan Bencana di Desa Jurangjero, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten pada 7 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang ada di wilayahnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang peserta yang berasal dari unsur masyarakat setempat, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok masyarakat lainnya. Melalui kegiatan ini, BPBD Provinsi Jawa Tengah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai potensi ancaman bencana yang mungkin terjadi di wilayah Desa Jurangjero dan sekitarnya, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan proses identifikasi daerah rawan bencana dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Pendekatan partisipatif ini dilakukan agar masyarakat dapat mengenali secara langsung kondisi lingkungan di wilayahnya, termasuk titik-titik yang memiliki potensi kerawanan bencana seperti longsor, banjir, maupun ancaman bencana lainnya. Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif, diharapkan informasi yang dihasilkan menjadi lebih akurat dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bapak Yudi Indras Wiendarto, S.E., Wakil Ketua Komisi E. Beliau memaparkan materi mengenai Partisipasi Masyarakat sebagai Agen Penanggulangan Bencana Daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Jurangjero dapat lebih memahami kondisi kerawanan bencana di wilayahnya serta meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjadi masyarakat yang lebih tangguh dan siap siaga, sehingga dampak bencana dapat diminimalisir serta keselamatan masyarakat dapat lebih terjaga.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BPBD Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, partisipasi, dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah-daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana.

Laporan Mingguan: 4 Kejadian Bencana dan 23 Kejadian Non Bencana Terjadi di Jawa Tengah (Periode 16–22 Juni 2025)

Semarang – BPBD Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 4 kejadian bencana dan 23 kejadian non bencana terjadi selama periode 16 – 22 Juni 2025. Berbagai jenis bencana dan kejadian non-bencana melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, menyebabkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Selengkapnya…

BMKG: Potensi Banjir Pesisir (Rob) Akibat Fenomena Mini Full Moon dan Super New Moon, 10 April–4 Mei 2025

SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya banjir pesisir (rob) yang diprediksi akan berlangsung mulai 10 April hingga 4 Mei 2025. Peringatan ini disampaikan menyusul adanya fenomena Bulan Purnama (Mini Full Moon) pada 13 April 2025 dan Bulan Baru (Super New Moon) pada 27 April 2025, yang berpotensi menyebabkan kenaikan tinggi maksimum air laut di berbagai wilayah pesisir Indonesia.

Berdasarkan data dari Pusat Meteorologi Maritim BMKG, sejumlah daerah pesisir di berbagai provinsi tercatat berada dalam status berpotensi terdampak rob. Di antaranya adalah wilayah pesisir di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Maluku.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah pesisir tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir rob yang dapat mengganggu aktivitas keseharian, merendam pemukiman, hingga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di sekitar kawasan pantai.

“Masyarakat, khususnya yang berada di pesisir, perlu mengantisipasi potensi banjir pesisir ini. Dampak pasang maksimum air laut bisa cukup signifikan dalam periode ini,” tulis BMKG dalam rilis resminya yang diunggah pada 9 April 2025 pukul 22.00 WIB melalui laman https://maritim.bmkg.go.id.

BMKG juga mengingatkan kepada para nelayan, operator pelabuhan, serta dinas-dinas terkait untuk memperhatikan prakiraan pasang surut air laut serta melakukan langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna meminimalisasi dampak bencana yang mungkin terjadi.