BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



PENILAIAN INDEKS KETAHANAN DAERAH (IKD) PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TENGAH.

BPBD Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Surakarta 1-2 September 2022.

Narasumber dan fasilitator dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan peserta peserta terdiri dari 70 orang pejabat/staf BPBD dan Bappeda Kab/Kota se-Jateng, 32 orang Kepala Pelaksana BPBD Kab/Kota se-Jateng, 3 orang Kepala Pelaksana BPBD diwakilkan dan 7 orang OPD Provinsi Jawa Tengah (Bappeda, DPU SDATARU, Disperakim, DLHK, Dinsos, ESDM, dan BMKG).

Maksud dan tujuan Kegiatan Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yaitu :

  1. Mengukur Indeks Ketahanan Daerah (IKD) secara mandiri oleh Kab/Kota se-Jawa Tengah secara tepat dan cermat sehingga diperoleh hasil IKD yang merupakan Indikator Kinerja Utama BPBD dan Kab/Kota serta Provinsi;
  2. Dengan terukurnya IKD, diharapkan daerah mampu mengetahui jenis dan ancaman bencana, mengetahui tingkat kapasitas serta mengetahui prioritas rencana, kegiatan, dan program langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk menurunkan  risiko bencana.
FGD (Forum Group Discussion ) mengisi Indikator.

Rencana Tindak Lanjut

  1. Kabupaten/Kota melaksanakan FGD dengan OPD Teknis di daerah masing-masing dan mengirimkan hasil IKD paling lambat tanggal 14 September 2022 melalui website http://admin.inarisk.bnpb.go.id/;
  2. Hasil penilaian IKD Kab/Kota selanjutkan akan diverifikasi oleh BPBD Provinsi dan penilaian final oleh BNPB pada bulan November 2022 dan menjadi dasar penilaian Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI).

KEBAKARAN DI KAB.BANJARNEGARA

Terjadi kebakaran pada Rabu, 24 Agustus 2022 Pukul 04.00 WIB di Jl.Pemuda No. 79 Krandegan, Kutabanjarnegara Kab. Banjarnegara. Kronologi kejadian bahwa Api pertama kali muncul dari arah dapur Angkringan kemudian menjalar ke ruko sembako dan rumah. Akibat kejadian tersebut:

  • 1 rumah mengalami rusak berat
  • 1 toko mengalami rusak berat milik Bpk.Kuswanto 66 Thn
  • 1 kafe mengalami rusak berat milik Febrian Ramadhani, 26 Thn
  • 1 unit sepeda motor rusak berat akibat terbakar milik Ade Riyanto

Pemadaman dilakukan oleh pihak Damkar Kab.Banjarnegara, TRC BPBD Kab.Banjarnegara dan dibantu oleh warga sekitar. Assessment dan pemberian bantuan logistic kepada warga terdampak oleh BPBD Kab.Banjarnegara.

KEBAKARAN DI KAB.PATI

Terjadi kebakaran pada Minggu 28 Agustus 2022 Pukul 02.20 WIB di Ds. Guyangan Rt. 07 Rw.01, Kec. Trangkil, Kab. Pati. Damkar pati menerima adanya terjadi kebakaran di Ds.Guyangan, team damkar pati menghubungi damkar Juwan untuk mengokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain. Akibat kejadian tersebut 1 Kandang kambing dan 1 ekor Kambing terbakar, kerugiaan materiil diperkirakan mencapai Rp.10.000.000. Damkar Pati meluncur pada lokasi kejadian bencana dan membantu memadamkan api.

TANAH LONGSOR DI KAB.BANYUMAS

Terjadi tanah longsor pada Minggu,14 Agustus 2022 Pukul 06.00 WIB di Desa Sawangan RT4 RW5 Gerumbul Gualangu Kec.Ajibarang Kab. Banyumas -7,4346975,109,0775536. Kronologi kejaidan bahwa pada hari Minggu, 14 Agustus2022 terjadi hujan dengan intensitas tinggi dari pukul 03.00-04.00 WIB, mengakibatkan longsor yang menyebabkan jalan penghubung antara Desa Sawangan dan Desa Pancasan mengalami longsor dibagian bahu jalan dan retakan pada jalan tersebut. Akibat kejadian tersebut:

Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.