BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Tebing Longsor Ancam Rumah Warga di Pudak Payung, Kota Semarang

Hujan deras disertai angin kencang pada Rabu, 4 Desember 2024, mengakibatkan longsor di Jl. Perum Villa Payung Indah Blok A.52, Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Tebing setinggi 6×8 meter longsor, menimbulkan ancaman serius bagi satu rumah warga di sekitarnya. Lokasi kejadian masih menjadi tanggung jawab pihak pengembang. BPBD Kota Semarang bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak kelurahan serta kecamatan langsung melakukan assessment untuk menilai dampak dan langkah penanganan lebih lanjut.

Pohon Tumbang di Sragen Wetan Hambat Lalu Lintas, Penanganan BPBD Berjalan Lancar

Pada Senin, 25 November 2024, pukul 07.50 WIB, sebuah pohon jenis pinisium dengan diameter sekitar 30 cm tumbang di Jl. Raya Sukowati, Kampung Sarigunan RT 34, Kelurahan Sragen Wetan, Kabupaten Sragen. Peristiwa ini dilaporkan oleh Lurah Sragen Wetan, Bapak Prima, yang langsung menghubungi BPBD setempat untuk penanganan. Pohon tumbang akibat akar yang lapuk ini menghambat arus lalu lintas, namun tidak menimbulkan korban, kerusakan signifikan, atau kebutuhan logistik tambahan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera melakukan kaji cepat dan evakuasi, yang berlangsung lancar tanpa kendala. Kerugian ditaksir mencapai Rp200.000.

Proses penanganan pohon tumbang oleh rekan-rekan BPBD Kab. Sragen
Proses penanganan berjalan lancar

Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Meduri Rendam Pasirsari, Kota Pekalongan

Tanggul sisi timur Sungai Meduri di Desa Jeruksari, Kabupaten Pekalongan, jebol pada Sabtu (23/11/2024) pukul 04.00 WIB, mengakibatkan luapan air yang merendam wilayah sekitar, termasuk Pasirsari, Kota Pekalongan. Dengan panjang kerusakan sekitar 10 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2 meter, banjir mencapai pemukiman warga dengan ketinggian 20-50 cm pada Minggu (24/11/2024). Dampaknya, 89 warga dari 38 KK terpaksa mengungsi ke Aula Eks Kelurahan Kraton Kidul, termasuk balita, anak-anak, lansia, dan dewasa. Pemerintah dan berbagai pihak telah melakukan evakuasi, patroli, serta penguatan tanggul darurat menggunakan sandbag dan trucuk bambu. Posko kebencanaan juga diaktifkan untuk menyediakan layanan kesehatan dan logistik bagi warga terdampak.

BPBD Kota Pekalongan Melakukan Proses Evakuasi
Warga dalam tempat pengungsian
Perbaikan tanggul jebol

Infografis Akumulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Pada Musim Kemarau Tahun 2024 (per 15 November 2024)

Infografis Akumulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Pada Musim Kemarau Tahun 2024 (per 15 November 2024)

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.