BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



LONGSOR DI KAB. KENDAL

Tanah longsor pada Sabtu, 4 Februari 2023 Pukul 19.40 WIB di Jalan Desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung arah menuju Desa Kalibareng Kecamatan Patean. Akibat curah hujan tinggi mengakibatkan tebing Jalan Ds. Tambahrejo Pageruyung longsor menutup akses jalan penghubung. Akses jalan untuk sementara ditutup karena masih rawan dan masih ada pergerakan serta tidak memungkinkan untuk dilakukan penanganan. Tim Gabungan BPBD Kab. Kendal, Pemcam/Pemdes dan Relawan melakukan kerja bakti bersama warga sekitar untuk pembersihan material longsoran.

ANGIN KENCANG DI KAB. BATANG

Sabtu, 4 Februari 2023 Pukul 10.30 WIB. Angin kencang terjadi di Desa Mindahan RT 004/003 Kec. Batealit Kab. Jepara. Kondisi bangunan rapuh mengakibatkan rumah milikBpk. Nasirin rusak sedang bagian tengah dan mengungsi kerumah saudara. BPBD Kab. Jepara melakukan assessment, memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

LONGSOR DI KAB. BATANG

Jumat, 3 Februari 2023 Pukul 01.00 WIB.Hujan intensitas tinggi dan kondisi lahan kritis mengkaibatkan longsor dengan dampak sebagai berikut:

Selengkapnya…

ANGIN KENCANG DI KAB. CILACAP

Jumat, 3 Februari 2023. Struktur bangunan rapuh mengakibatkan 1 rumah rusak sedang dengan kerugian Rp. 25.000.000, di Dsn Kedung banteng Utara RT 07 RW 01 Ds. Sumingkir Kec. Jeruklegi. BPBD Kab. Cilacap berkordinasi dengan forkopomcam dan pemdes melakukan assessment dan kerja bakti membersihkan material yang roboh.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.