BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



LONGSOR DI KAB. PURBALINGGA

Selasa, 31 Januari 2023 Pukul 15.30 WIB di Kec. Karangjambu Kab. Purbalingga. Hujan deras mengakibatkan tanah longsor dengan dampak sebagai berikut:

Selengkapnya…

BANJIR DI KAB. PURBALINGGA

Selasa, 31 Januari 2023 Pukul 15.30 WIB di Desa Sanguwatang dan Desa Karangjambu Kab. Purbalingga. Hujan deras mengakibatkan luapan Sungai Laban yang berdampak sebagai berikut:

Selengkapnya…

BANJIR KOTA SEMARANG

Banjir yang terjadi pada Selasa, 31 Januari 2023 Pukul 18.00 WIB. Hujan intensitas tinggi pada pukul 15.00 WIB di Wilayah hulu Kab. Semarang mengakibatkan peningkatan debit dan kondisi sungai pengkol yang belum selesai pengerjaannya sehingga melimpas dan masuk wilayah pemukiman di Dinar Indah blok7 RT 06 RW 26 Meteseh Tembalang dan Rowosari Tembalang serta mengakibatkan 138 Jiwa warga terdampak dan mengungsi sementara di Masjid Nurul Jannah. BPBD Kota Semarang berkoordinasi dengan instansi terkait dan Relawan setempat melakukan assessment dan monitoring pasca bencana berupa pembersihan material lumpur.

ANGIN DI KAB. TEMANGGUNG

Angin kencang pada Selasa, 31 Januari 2023 Pukul 13.00 WIB di RT 03 RW 02 Dusun Joho Utara Desa Joho Kecamatan Temanggung Kab. Temanggung, Hujan deras disertai angin mengakibatkan 4 rumah mengalami rusak ringan pada bagian atap dengan kerugian ± Rp. 6.000.000,-. BPBD Kab. Temanggung berkordinasi dengan pemerintah desa melakukan assessment, pendataan warga terdampak dan memberikan sosialisasi peringatan dini sederhana.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.