Banjir di Kab. Cilacap
Banjir pada 13 Desember 2020 pukul 15.30 WIB. Hujan deras dengan durasi lama menyebabkan banjir dan tanggul jebol di beberapa lokasi antara lain :
Kec. Sidareja
- Desa Sidareja ketinggian genangan di pemukiman dengan TMA 30 – 40 cm warga terdampak sekitar 150 kk sementara tidak ada pengungsi.
- Desa Sidamulya ketinggian genangan di pemukiman dengan TMA 30 – 40 cm warga terdampak sekitar 220 kk sementara tidak ada pengungsi.
- Desa Tinggarjaya ketinggian genangan di pemukiman dengan TMA 10 – 20 cm warga terdampak sekitar 53 kk sementara tidak ada pengungsi.
Kec. Kedungreja Desa Bumireja ketinggian genangan di pemukiman dengan TMA 20-30 cm warga terdampak sekitar 100 kk sementara tidak ada pengungsi.
Kec. Bantarsari
- Desa Cikedondong ketinggian genangan di pemukiman dengan TMA 20-30 cm warga terdampak sekitar 210 kk sementara tidak ada pengungsi.
Kec. Cipari sungai terusan yang meluap ke jalan kiriman air dari sungai Cidurian , Ciwera dan Cipaingan Kec. Cipari
Kec. Gandrungmangu sungai terusan yang meluap ke jalan kiriman air dari wilayah Kec. Karangpucung dan Kec. Lumbir ( Banyumas)
Kec. Jeruklegi
- Desa Sawangan air sungai brokeh melimpas ke jalan akses jalan sawangan – mentasan terhambat.
- Desa Jambusari 1 kk terdampak , 6 Ha area persawahan terendam akses jalan terhambat.
Total rumah terdampak 734 kk. Upaya Yang Dilakukan BPBD :
- Melakukan peninjauan Lokasi kejadian dan melakukan Assesment Bersama Forkompimcam, Perangkat Desa dan dinas terkait
- Mendata dan Menginvetarisir kerusakan dan kerugian akibat kejadian bencana
- Melakukan pemantauan dan monitoring wilayah yg terdampak bencana melalui perangkat desa, kasitrantib dan UPT BPBD
- Menghimbau kepada Masyarakat di Kabupaten Cilacap untuk selalu Waspada akan Curah Hujan dengan Intensitas Tinggi yg dapat mengakibatkan Bencana Banjir dan Tanah Longsor
