Category: Kegiatan

 

BPBD Kabupaten Kebumen Tangani Tanah Longsor di Empat Kecamatan Kabupaten Kebumen

BPBD Kabupaten Kebumen melaporkan telah terjadi tanah longsor di empat Kecamatan di Kabupaten Kebumen pada hari Selasa, 23 Januari 2024 pukul 04.00 WIB. Tanah longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi dan kontur tanah yang labil. Kecamatan terdampak meliputi pertama, Kecamatan Karanganyar, tepatnya di Desa Wonorejo yang menyebabkan tebing longsor dan menutup akses jalan di RT.002/RW.004 dan di Desa Grenggeng yang menyebabkan tebing di samping rumah warga longsor dan menghantam kamar mandi non permanen milik Bapak Taszal. Kedua, Kecamatan Alian, yang terjadi di Desa Bojongsari dan menyebabkan tebing samping rumah longsor dan mengancam rumah milik Bapak Mukhlisin dan Ibu Khodimah di Dusun Banjaran Tengah RT.001/RW.005. Ketiga, Kecamatan Buayan, terjadi di Desa Karangbolong yang menyebabkan tebing di samping rumah Bu Kemi RT.01/RW.03 dan Bapak Sarmin RT.03/RW.03 longsor. Keempat, Kecamatan Karanggayam yang terjadi di Desa Gunungsari dan menyebabkan tanah longsor di Dukuh Kotosari RT.02/RW.02 dan Desa Giritirto yang menyababkan tebing longsor dan menutup jalan Provinsi yang menghubungkan Kebumen – Banjarnegara. Tidak ada korban jiwa, pengungsian dan kerugian material yang ditimbulkan dari kejadian tersebut. Upaya penanganan dilakukan secara bertahap hingga beberapa hari kedepan oleh BPBD Kab. Kebumen dan masyarakat sekitar dengan kerja bakti membersihkan material longsoran.

Tanggul dan pondasi di Tiga Desa di Kab. Kebumen Longsor dan Jebol Akibat Banjir, BPBD Kab. Kebumen Lakukan Assesment

Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Kebumen mengakibatkan air sungai meluap dan berujung banjir pada Selasa, 23 Januari 2024, Pukul 04.00 WIB. Akibat dari banjir tersebut, tanggul dan pondasi di 3 desa di Kab. Kebumen longsor dan jebol. Ketiga desa tersebut terletak di 2 Kecamatan yaitu Desa Pasir yang berada di Kecamatan Ayah, serta Desa Sidomukti dan Tegalsari yang berada di Kecamatan Adimulyo. Di Desa Pasir, hujan yang deras mengakibatkan air sungai salam meluap sehingga berdampak pada longsornya pondasi kantor Bumdes Pasir. Untuk kondisi terkini, penanganan sementara dilakukan untuk menutup pondasi yang longsor menggunakan terpal. Sedangkan di Desa Sidomukti dan Tegalsari, derasnya hujan dan luapan air banjir mengakibatkan jebolnya tanggul di kedua wilayah desa tersebut. Dalam penanganan ini, warga berkoordinasi dengan ketua RT, RW serta kelurahan/kecamatan untuk menghubungi BPBD Kab. Kebumen serta instansi terkait. Selanjutnya, BPBD Kab. Kebumen melakukan assesment dan dokumentasi dalam kejadian tersebut.

Infografis Bencana Alam Jawa Tengah Periode 1 Januari – 23 Januari 2024

Jawa Tengah, sebuah provinsi yang subur namun rawan bencana alam. Infografis ini merinci berbagai risiko seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi yang sering melanda wilayah ini. Melalui data grafis, kita dapat melihat pola-pola kejadian bencana dan memahami titik-titik rawan di Jawa Tengah. Peta evakuasi dan lokasi tempat perlindungan juga disajikan, memudahkan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan dan evakuasi yang tepat. Infografis ini bukan hanya sebagai peringatan, tetapi juga sebagai alat edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam yang tak terduga. pada Periode 1 Januari – 23 Januari 2024 bencana didominasi oleh cuaca ektrem dikarenakan sejumlah daerah Jawa Tengah telah memasuki musim penghujan.

Kaji Cepat Dilakukan BPBD Kab. Karanganyar Dalam Merespon Kejadian Talud Longsor di Kab. Karanganyar

Talud Pekarangan yang berada di Dusun Bomo RT 01 / RW 15, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu longsor pada hari Senin, 22 Januari 2024 Pukul 02.00 WIB kemarin. Talud tersebut memiliki panjang 10 m, tinggi 3 m dan lebar 40 cm. Kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait dilakukan BPBD Kab. Karanganyar dalam merespon kejadian tersebut. Dampak yang ditimbulkan berupa tertutupnya akses jalan di sekitar lokasi. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dan pengungsi serta taksiran kerugian senilai Rp 0,-. Upaya penanganan dilakukan dengan kerja bakti pembersihan talud oleh BPBD Kab. Karanganyar dan warga sekitar. BPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan BPBD Kab. Karanganyar melalui Pusdalops PB terkait kejadian tersebut.