Category: Magelang Kab

 

tanah longsor di kab. magelang

Terjadi tanah longsor pada hari Minggu 08 Juli 2018 dini hari ± pukul 02.30 WIB di Dusun Banjaragung, Desa Banjar Agung, Kecamatan Kajoran, Kab. Magelang. Terjadi tanah longsor yang disebabkan air dalam saluran irigasi dari persawahan yang mengalir ke lereng meluap ke bawahnya. Akibatnya tebing dengan tinggi 7 m dengan panjang tebing 6 m persawahan menjadi gembur dan mengalami longsor, dan menimpa bangunan non permanen (kios jahit)  milik Bp. Rahmat Praceko 50 th 1KK/3 jiwa yang digunakan sebagai tempat usaha. BPBD melakukan assessment pada lokasi kejadian bencana.

Kebakaran di kab. magelang

Kebakaran Jumat ,06 juli 2018, pukul 12.15 – 13.15 WIB Dsn. Sadegan RT 02 RT 08 Desa.  Sumberarum, Kec. Tempuran, Kab. Magelang. Kebakaran dikarenakan tungku api yang ditinggal pergi, akibat kejadian tersebut 1 rumah rusak berat, kerugian Rp. 150.000.000. TIM BPBD meluncur ke lokasi dan memadamkan api. Dan api dapat dipadamkan pukul 13.15 WIB.

ERUPSI GUNUNG MERAPI

11 Mei 2018

HASIL PENGAMATAN

  1. Kegempaan dari tanggal 9 Mei 2018 terdeteksi adanya gempa vulkanik (VT) sebanyak 2 kali dan gempa guguran 8 kali. Pada tanggal 10 Mei 2018 terdeteksi gempa vulkanik 4 kali dan gempa guguran 3 kali. Pada tanggal 11 Mei 2018 dari jam 00.00 sampai 08.00 terdeteksi gempa guguran 1 kali dan gempa multi fase 1 kali.
  2. Hasil pemantauan suhu kawah, sekitar 2 jam sebelum erupsi terjadi peningkatan suhu kawah di area 3 (didalam kawah) meningkat dari 38.2 ºC pukul 01.00 WIB menjadi 90.6 ºC pukul 08.30 WIB.
  3. Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
  4. Berdasarkan pengamatan visual, erupsi Gunungapi Merapi terjadi pada tanggal 11 Mei 2018 pukul 07.40 WIB diawali dengan suara gemuruh kecil, dirasakan getaran di seputar Pos Pengamatan G. Merapi Babadan dengan durasi selama 10 detik. Ketinggian kolom erupsi mencapai 5.5 km diatas puncak. Lama letusan terjadi selama 5 menit. Terjadi hujan abu dan pasir tipis di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi Kaliurang. Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan.
  5. Pasca erupsi, kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan.

Selengkapnya…