Category: Lokasi Bencana
ANGIN KENCANG DI KAB.TEMANGGUNG
Angin Kencang pada 23 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Temanggung, Kec. Bejen, Ds. Petung. Terjadi hujan yang disertai dengan angin kenang menyebabkan 2 unit rumah huni mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. TRC BPBD Kab. Temanggung bersama Relawan gabungan melalukan penanganan secara darurat serta memberikan bantuan kepada korban terdampak.
BANJIR DI KAB.BANYUMAS
Banjir Pada 27 Juni 2022 Pukul 02.00 WIB telah terjadi Jembatan Roboh di Desa Randegan RT 3 RW 11 yang disebabkan oleh Hujan dengan Intensitas Tinggi yang cukup lama dan mengakibatkan Sungai Ciarus dan Sungai Lopasir meluap dan menggerus Pondasi Jembatan yang menghubungkan antara Grumbul Ciarus Lor dan Kali Epek-Epek sehingga Jembatan tersebut Roboh menutup Aliran Sungai, selain itu Tanah di Bagian Belakang Rumah Bapak Ali Imron Longsor akibat gerusan air sungai yang cukup deras. BPBD Kab. Banyumas melakukan assessment dan koordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut.
TANAH LONGSOR DI KAB.BANYUMAS.
Tanah Longsor pada 26 Juni 2022 Pukul 16.00 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Lumbir, Ds. Lumbir dan Ds. Kedunggede. Hujan intenstitas tinggi dan durasi lama memicu terjadinya longsor dibeberapa titik lokasi, akibat kejadian tersebut :
- 5 Rumah rusak berat;
- 3 rumah rusak sedang;
- Jembatan rusak dan akses terputus.
TRC BPBD Kab. Banyumas melakukan assessment dan pendataan warga terdampak serta melakukan pembersihan material longsoran bersama Relawan dan Warga sekitar.
Tanah Longsor pada 26 Juni 2022 Pukul 18.15 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Gumelar, Ds. Paningkaban. Hujan lebat dengan durasi lama memicu tanah menjadi labil dan ruas jalan Kabupaten menjadi rusak dan tindak bisa dilalui. TRC BPBD Kab. Banyumas bersama Pemerintah Desa melakukan assessment dan kooridnasi untuk penanganan lebih lanjut.
PERGESERAN TANAH DI KAB.TEGAL.
Tanah Gerak pada 26 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Tegal, Kec. Lebaksiu, Ds. Kajen.
1. Terjadi perluasan keretakan tanah semankin meluas dan lebar
2. Tempat pengungsian untuk TDK terlalu lama sehingga kepala desa akan segera membuat Huntara dg mengidentifikasi kebutuhan Huntara antara lain :
Selengkapnya…