BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



ANGIN KENCANG DI KAB.PURBALINGGA

Terjadi angin kencang pada sabtu 10 september 2022 pukul 15.30 WIB di Jalan raya Bojongsari-Mrebet(sebelah SMP N 1 Bojongsari) dikarenakan angin kencang dan hujan lebat. Mengakibatkan pohon mahoni di jalan raya Bojongsari-Mrebet (sebelah SMP N 1 Bojongsari), tumbang dan menimpa kabel jaringan tegangan menengah (JTM) 20Kv milik pln.

Upaya:

  • BPBD Purbalingga melakukan Evakuasi pohon dibantu oleh :
  • PLN
  • Polsek Bojongsari
  • BAZNAS Tanggap Bencana
  • Pramuka Peduli
  • PRC
  • MDMC
  • Warga sekitar

Pohon yang tumbang sudah di evakuasi

TANAH LONGSOR DI KAB.BREBES

Terjadi tanah longsor pada sabtu 10 september 2022 pukul 19.30 WIB di Manggis (Dusun selawi RT.05 RW.01 dan Dukuh peningis RT.03 RW.02 ) , Buniwah (Dukuh tengah RT.06 RW.01) , Mendala (dukuh karanganyar , dukuh karang pucung RT.06 RW.01 dan dukuh karangsalam ) Kec. Sirampong Kab.Brebes sebab hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Dampak :

Desa Manggis

  • Jalan kabupaten ruas Desa Manggis – Melayang. Dusun Slawi Desa Manggis RT.05 RW.01
  • Lahan pertanian milik Bpk. Sepudin Dkh. Slawi RT.04 RW.01 dengan dimensi ketinggian  15 meter , panjang 25 meter.
  • Talud penahan jalan Desa ruas Dkh. Selawi – Dkh. Peningis dimensi panjang longsor  7 meter lebar tinggi 4 meter dan material longsor sedikit masuk ke dalam rumah Bpk. Lukman umur 36 Thn.

Desa Buniwah

  • Bangunan recimil milik Bpk. Takuli umur 55 Thn. (Dimensi kerusakan panjang 8 meter lebar 40 meter dengan kategori kerusakan rusak berat).

Desa Mendala

  • Talud penahan tebing
  • Rumah Bpk. Maid dengan dimensi panjang  4 meter tinggi  3 meter
  • Material longsor menutup sebagian jalan desa ruas dk sidamulya – karanganyar desa Mendala sirampong hingga hanya bisa dilalui kendaraan roda 2
  • Bagian dapur rumah Bpk. Suratman (51th) jumlah 5 jiwa
  • Jalan desa ruas karangsalam-munggang hingga memakan badan jalan  1 meter dan menyisakan 1,5 meter sehingga hanya bisa dilalui kendaraan roda 2 *sebanyak 2 kandang ternak 

Upaya :

  • Assesment/pendataan terdampak Tanah Longsor dilokasi kejadian.
  • Pemenuhan kebutuhan dasar berupa logistik permakanan dan peralatan.
  • Berkoordinasi dengan DPU kabupaten Brebes untuk mendatangkan alat berat dan tokoh masyarakat / perangkat desa setempat di lokasi kejadian.
  • Memindahkan barang-barang warga yang rumahnya terdampak ketempat yang lebih aman.
  • Membersihkan material longsoran.
  • Memberikan himbauan kepada masyarakat / warga agar selalu berhati – hati dan waspada bila diperlukan/keadaan darurat disarankan untuk mengungsi guna mencegah timbulnya korban jiwa.
  • Memberikan bantuan logistic permakanan untuk giat berkeja bakti pembersihan material longsoran di 6 titik / lokasi kejadian
  • Memberikan bantuan logistic peralatan (bahan banjiran) berupa karung untuk penanganan sementara/mengulangi/mencegah tanah longsor susulan.
  • Memberikan Bantuan Logistik Peralatan (Chainsaw) untuk penanganan darurat pemotongan kayu / material longsoran
  • Memberikan Bantuan Logistik Peralatan berupa PompaAir (Alkon) untuk menyemprot/membersihkan material longsoran.

TANAH LONGSOR DI KAB.CILACAP

Terjadi tanah longsor pada sabtu 10 september 2022 pukul 16.00 WIB di Jalan Kabupaten Manjingklak – palungon Dusun gunung geulis Desa tambaksari Kec.Wanareja Kab.cilacap

Sebab kejadian :

  • Penebangan pohon pinus oleh pihak perhutani yang membuat lahan menjadi gundul pada bulan februari 2022 seluas 10 hektar
  • Hujan deras dari pukul 12.00 WIB s.d 18.00 WIB

Dampak :

  • Tebing milik perhutani longsor dengan ketinggian 8 meter – 15 meter menutup jalan kabupaten pada 4 titik , sbb : a.titik 1 volume longsor : dengan panjang 12 meter , lebar 5 meter , ketebalan 1mb. Titik 2 volume longsor : panjang 10 meter , lebar 5 meter ,ketebalan 60 cm. Titik 3 volume longsor : panjang 15 meter ,lebar 5 meter, ketebalan 60 cm. titik 4 volume longsor : panjang 20 meter ,lebar 5 meter, ketebalan 8 cm
  • Jalan tidak dapat dilalui karena tertutup material longsoran yang membawa batang pohon pinus yang telah ditebang sehingga kendaraan roda 2/4 sehingga warga dari desa palungon , desa jambu , desa cigintung jika ingin turun ke wilayah bawah harus memutar dengan estimasi penambahan jarak tempuh sekitar 20km

Upaya :

  • Cek lokasi bersama Forkopimcam Wanareja, UPT BPBD majanang ,UPT PURR majenang dan perhutani untuk pendataan , membuat rambu peringatan bahwa jalan tidak dapat dilalui , kerja bakti pembersihan material longsoran akan dilakukan besok hari minggu 11 september 2022.

TURAP LONGSOR DI KAB.CILACAP

Terjadi turap longsor pada sabtu 10 september 2022 pukul 15.00 WIB di dusun Kubangreja, RT.01 RW.01,Desa tambaksari Kec.wanareja Kab.Cilacap

Sebab kejadian :

  • Adanya saluran air diatas turap yang tesumbat sehingga air nya meluap mengenai turap tersebut
  • Tidak adanya ventilasi / rongga udara pada turap
  • Hujan deras dari pukul 12.00 s.d 18.00 WIB

Dampak : tutap dengan tinggi 3,5 meter dan panjang 8 meter longsor menimpa rumah non permanen milik Bp.Andi(1 KK/3 jiwa) pada bagian belakang

Upaya:

  • Cek lokasi bersama Forkopimcam Wanareja.
  • UPT BPBD Majenang dan perangkat desa Tambaksari untuk pendataan kerja bakti.
  • Pembersihan material longsoran dan perbaikan rumah akan dilaksanakan besok hari.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.