BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



TANAH LONGSOR DI KAB.CILACAP

Terjadi tanah longsor pada sabtu 10 september 2022 pukul 16.00 WIB di dusun petenangan RT.02 RW.02 desa Bantasari Kec.Bantasari Kab.Cilacap. hujan deras pada hari kamis tanggal 10 september 2022 dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.25 WIB. Rumah roboh bagian dapur dengan kontruksi bilik ukuran 4 meter x 6 meter roboh dengan tafsiran kerugian Rp.8.000.000 (delapan juta rupiah)

Upaya :

  • Cek lokasi bersama BPBD Kab.Cilacap kepada desa dan perangkat.
  • Menghimbau warga masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan deras.
  • Menghimbau warga masyarakat untuk mekalsanakan kerja bakti.

TANAH LONGSOR DI KAB.PURBALINGGA

Terjadi tanah longsor pada sabtu 10 september 2022 pukul 13.30 WIB du RT.02 RW.03 Desa sindureja Kec.kaligondang Kab.Purbalingga. akibat dari curah hujan yang lebat terjadi tanah longsor.

Dampak :

  • Bangunan apotik dengan ukuran panjang 8 meter tinggi 6 meter longsor / ambruk
  • 2 rumah milik warga Rt 02 Rw 03 Desa Sinduraja Kec.kaligondang tertimbun material longsor menimpa dapur , kamar mandi , dan tempat ibadah

Upaya :

  • BPBD Kab.purbalingga melakukan assessment pada lokasi kejadian.
  • Berkoordinasi dengan pemdes koramil,polsek untuk melakukan prosedur penanganan bencana tanah longsor pada tanggal 11 september 2022 pemdes dan warga akan melaksanankan pembersihan puing dibantu forkompincam dan relawan

BAJIR DI KAB.BANYUMAS

Terjadi banjir pada sabtu 10 september 2022 pukul 13.30 WIB di Jl.Supriyadi Purwokerto Kab.Banyumas.penyebab utama menggenangnya air di Jl.Supriyadi dikarenakan menimnya saluran drainase yang seharusnya mengalirkan air menuju ke arah selatan.

Dampak :

  • Di beberapa titik saluran air juga terhambat oleh akar pohon yang berada di sisi lain jalan.
  • Luapan ini , terdapat rumah kos yang di dalamnya tergenang air hingga setinggi mata kaki orang dewasa.
  • Penutupan jalan dan pengalihan lalu lintas juga turut dilakukan

Upaya : kalaksa berseta tim reaksi cepat BPBD Kab.Banyumas turun ke lokasi guna memantau dan megumpulkan informasi dari warga sekitar serta melakukan pengalihan dan pengaturan arus lalu lintas dibantu unsur-unsur terlibat yakni sabhara polresta Banyumas dan Linmas inti Kab.Bantumas. sedang dalam penanganan.

KEBAKARAN DI KAB.WONOSOBO

Terjadi kebakaran pada sabtu, 10 september 2022 pukul 07.15 WIB di RT.02 RW.02 Dusun Siwuran Kec.Garung Kab Wonosobo. Terjadi kebakaran rumah, Saksi melihat kepulan asap dari rumah Bpk. Abil Kosim. Penyebab kejadian sedang dalam penyelidikan.

Dampak dari kejadian ini 2 rumah dan 3 unit sepeda motor terbakar.

Upaya: api bisa di padamkan  jam oleh warga setempat dan pendinginan dilakukan oleh BPBD dengan menggunakan 2 unit damkar dan 2 unit tangka water supply BPBD wonosobo.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.