BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



KEBAKARAN DI KAB.BANYUMAS.

Kebakaran pada 10 Juli 2022 Pukul 10 Juli 2022 Di Kab. Banyumas, Kec. Wangon, Ds. Kelapagading. Akibat kelalaian saat menggunakan tungku untuk memasak dan ditinggal ke Masjid untuk Sholat Ied, 2 rumah habis terbakar. Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar, dan TRC BPBD Kab. Banyumas melakukan pendataan serta memberikan bantuan logistik.

KEBAKARAN DI KAB.MAGELANG.

Kebakaran pada 8 Juli 2022 Pukul 09.30 WIB di Kab. Magelang, Kec. Kajoran, Ds. Bangsri. Kelalaian saat menggunakan tungku untuk memasak, 1 rumah terbakar dengan kerusakan berat milik Bp. Mad dan untuk sementara keluarga Bp. Mad mengungsi ke rumah anaknya. TRC BPBD Kab. Magelang bersama Relawan gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan serta evakuasi barang berharga milik korban.

KEBAKARAN DI KOTA. SURAKARTA.

Kebakaran 7 Juli 2022 Pukul 08.20 WIB di Kota Surakarta, Kec. Jebres, Ds. Kentingan. Terjadi kebakaran pada Kampus UNS yang diduga akibat konsleting listrik pada ruang rapat FKIP. TRC BPBD Kota Surakarta bersama relawan gabungan turut membantu dalam proses pemadaman.

TANAH LONGSOR DI KAB.TEMANGGUNG

Tanah Longsor pada 4 Juli 2022 Pukul 12.00 WIB di Kab. Temanggung, Kec. Gemawang, Ds. Muncar. Tebing dengan kemiringan ekstrem serta dipicu hujan menyebabkan longsor dan menimpa rumah milik Bp. Sutrisno yang berada tepat dibawah tebing tersebut. Rumah mengalami kerusakan ringan pada dinding (jebol) dengan tafsiran kerugian Rp 10.000.000,-. TRC BPBD Kab. Temanggung bersama Relawan gabungan melaksanakan giat pembersihan dan pemindahan material longsor dan mengimbau untuk lebih waspada saat terjadi hujan.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.