BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Tanah Longsor di Kabupaten Temanggung

Tanah Longsor pada 27 Mei 2022 Pukul 16.30 WIB di Dusun Kabunan RT 05 RW 01 Desa Bandunggede Kec. Kedu Kab.Temanggung. Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama menyebabkan senderan rumah milik Bp Sabar longsor dengan panjang 10 meter sehingga dinding rumah bagian kandang mengalami retak milik Bp Sabar dan mengancam 1 rumah milik Bp Sulaiman. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir Rp. 5.400.000,-. TRC BPBD Kab Temanggung melakukan pendataan dan assessment di lokasi terdampak longsor.

(update) banjir/rob di kabupaten demak

(Update) Banjir (Rob) pada 28 Mei 2022 Pukul 17.30 WIB tanggal kejadian 23 Mei 2022 di Ds. Sriwulan RT 08 RW 04 Kec. Sayung Kab. Demak.

Selengkapnya…

Tanah Longsor di Kabupaten Boyolali

Tanah Longsor pada 27 Mei 2022 Pukul 17.00 WIB di Jalan Penghubung Ds. Jemowo dan Ds. Dragan Kec. Tamansari Kab.Boyolali. Letak geografis yang berada di perbukitan dan kondisi tanah yang tidak stabil beserta dipicu oleh tekanan intensitas hujan yang deras mengakibatkan  longsoran pada Jalan Penghubung Desa Jemowo dan Desa Dragan Material sehingga material longsoran tersebut menutupi jalan dan jalan raya tidak dapat dilewati oleh kendaraan. TRC BPBD Kab.Boyolali melakukan pembersihan longsoran dengan menggunakan alat berat excafator/bego oleh TRC BPBD Boyolali.

Tanah Longsor di Kabupaten Wonosobo

Tanah Longsor pada 28 Mei 2022 Pukul 06.00 WIB di Jln. Wonosobo – Purworejo Dsn. Kedalon Ds. Sigug Kec. Kalikajar Kab. Wonosobo. Tebing dengan ketinggian 20 meter longsor sehingga material longsoran tersebut menutup sebagian akses jalan serta menimpa sebuat truck bermuatan kayu. Longsor tebing tersebut terjadi akibat galian pada tebing terlalu curam. Kerugian masih dalam pendataan. TRC BPBD Kab Wonosobo melakukan pembersihan dengan menggunakan material longsoran dengan menggunakan alat berat.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.