BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Kebakaran di Kabupaten Pati

Kebakaran pada 26 Mei 2022 di Ds. Agungmulyo RT 01 RW 01 Kec. Juwana Kab. Pati. Telah terjadi kebakaran yang disebabkan akibat obat nyamuk yang lupa dimatikan sehingga mengakibatkan kerusakan berat pada rumah milik Ibu Sumiati. Kerugian ditafsir mencapai Rp. 40.000.000,-. TRC BPBD Kab Pati melakukan pendataan serta pemadaman di lokasi terdampak kebakaran.

Angin Kencang di Kota Salatiga

Angin Kencang pada 26 Mei 2022 Pukul 20.45 WIB di Dsn. Sanggrahan RT 02 RW 01 Kel. Tingkir Lor Kec. Tingkir Kota Salatiga. Hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa atap dapur milik Bp. Saiful Hadi sehingga menyebabkan kerusakan ringan. Kerugian masih dalam pendataan. TRC BPBD Kota Salatiga melakukan kerja bhakti dengan pemotongan pohon tumbang tersebut dan pendataan kerusakan.

Tanah Longsor di Kabupaten Boyolali

Tanah Longsor pada 26 Mei 2022 Pukul 16.00 WIB di Ds. Genting dan Ds. Selo Kec. Selo Kab. Boyolali. Letak geografis yang berada di perbukitan dan kondisi tanah yang tidak stabil beserta dipicu oleh tekanan intensitas hujan dengan durasi yang signifikan mengakibatkan tanah longsor pada :

Selengkapnya…

(update) banjir/rob di Kota Semarang

(Update) Banjir (Rob) pada 26 Mei 2022 Pukul 14.10 WIB di di Kel. Tanjungmas, Kel. Bandarharjo, Kel. Kemijen, Kel. Mangkang & Mangunharjo Kec. Semarang Utara Kota Semarang.

Wilayah Terdampak Banjir ROB

  1. Tanjungmas ketinggian air di jalan utama 0-30 cm dan ketinggian air di pemukiman RW 06 0-50 cm dan RW 07 0-30 cm dengan jumlah terdampak: ± 621kk.
  2. Titik dapur umum: Rw 11 Rt 5 (Bu kanti) dan di Rw 9
  3. Kelompok rentan di pengungsian: 58 balita,  bumil 2, lansia 16
  4. Bantuan yg telah didapat: Nasi bungkus dan obat-obatan
  5. Bandarharjo RW 1 Terdampak: 658 kk (750 rumah, 1688 jiwa) kondisi rumah tingkat
    1. RT 1 sudah surut
    1. RT 2 dengan ketinggian ± 40 cm
    1. RT 3 dengan ketinggian ± 0 – 20 cm
    1. RT 4 dengan ketinggian ± 10-30 cm
    1. RT 5 dengan ketinggian ± 10-50 cm
    1. RT 6 dengan ketinggian ± 30 cm Terdampak 103 KK (287 Jiwa, 143 Laki – laki, 144 Perempuan). Adanya Posko Penampugan Bantuan makanan cepat saji 50 Dus dan makanan siap makan dari berbagai relawan ±100.
    1. RT 7 dengan ketinggian ± 10-50 cm
    1. RT 8 sudah surut
    1. RT 9 dengan ketinggian ± 10-30 cm
  6. Kebonharjo RW 8, 9, 10, 11
  7. Ketinggian Air Berkisar antara 0 – 15 cm
  8. Terdampak  : 6300 Jiwa ( Terdapat banyak Anak dan Lansia )
  9. Pengungsi    : Terdapat beberapa yg mengungsi di Rumah Saudara
  10. Titik posko : RW 11( Mengcover 4 RW ) dibantu dengan SAR Muhammadiyah
  11. Terdapat 2 Titik Dapur Umum di RW 10 dan RW 11
  12. Tambak Lorok RW 12,13,14,15, dan 16 (Air Limpas langsung dari Laut) Ketinggian air berkisar antara 0 – 10 cm
  13. Kemijen
  14. RW 03 Wilayah terdampak terdiri dari RT 01, 02, 03, 04, 05, 06 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 50 cm. Jumlah terdampak 398 KK/832 Jiwa dan 204 Rumah.
  15. RW 04 Wilayah terdampak terdiri RT 01 dan RT 02 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 50 cm. Pengungsi berada di Pos Kampling RT 02 RW 04 terdapat 3 KK 8 Jiwa dan Mushola Baitussalam terdapat 2 KK 3 Jiwa. Sehingga jumlah keseluruhan 80 KK/250 Jiwa dan 60 Rumah.

Tindakan yang Dilakukan:

  1. Evakuasi Warga Terdampak
  2. Mendirikan Dapur Umum di Kantor Kecamatan Semarang Utara.
  3. Melakukan Koordinasi Lanjutan dengan Instansi terkait.
  4. Distribusi Nasi Bungkus / Nasi Kotak / Air Mineral pada hari kamis, 26 Mei 2022 dengan rincian sbb :
  5. Relawan Pos 4 Pelabuhan Tj. Emas = 100 Nasi bungkus, 7 Dus Air Mineral Gelas.
  6. RW 04 Bandarharjo = 100 Nasi bungkus, 1 Dus Air Mineral Gelas, 2 Dus Air Mineral Cup Kecil.
  7. Relawan Flyover Bawah Kaligawe = 200 Nasi bungkus

Jumlah = 400 Nasi Bungkus, 1 Dus Air Mineral Gelas, 2 Dus Air Mineral Cup Kecil

  • Manajemen Logistik  & Pergudangan
  • Pendistribusian Logistik

Kendala :

  1. Kondisi Geografis wilayah RW 13 – RW 16 Kelurahan Tanjung Mas yang mengakibatkan air sulit untuk keluar.
  2. Membutuhkan pompa Tambahan untuk mengeluarkan air yg masih menggenang
  3. Siklus Rob/Pasang Laut pada pertengahan bulan ini sedang tinggi, sehingga kemungkinan terjadi dampak rob yg besar di kemudian hari masih ada.
  4. Akses Jalan guna ke lokasi tanggul yang jebol sulit dilalui.
  5. Dimensi titik tanggul jebol luas , dan ada di beberapa titik.

Rekomendasi tim assessment

  1. Pak RW 1 bisa mengakomodir proses distribusi Nasi bungkus dan logistik untuk tiap RT.
  2. Request kebutuhan tiap RT bisa disampaikan ke RW dihari sebelumnya.
  3. Bantuan yang masuk diposko induk bisa berfokus untuk kelompok rentan.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.