BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



TRC BPBD Kab. Sragen untuk melakukan Kaji Cepat ( Assesment ) Longsor di Ds. Tenggak, Kec. Sidoharjo, Kab. Sragen.

Satgas BPBD Sragen, melaporkan kejadian tanah longsor di Dk. Nyawak Rt 01, Ds. Tenggak, Kec. Sidoharjo, Kab. Sragen. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan intensitas sedang. Pemilik tanah, Nardi, seorang pria berusia 63 tahun, mengalami kerugian signifikan dengan rumah huninya yang tidak dapat dihuni lagi karena longsor seluas 5 meter, lebar 1.5 meter, dan kedalaman 4 meter. Tidak ada bantuan medis yang diperlukan, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp. 60.000.000 berdasarkan nilai rumah dan tanah. Rumah sementara telah disediakan oleh warga sekitar. BPBD Kab. Sragen telah melakukan Assessment dan memberikan himbauan kepada warga untuk waspada terhadap hujan lebat. Kejadian serupa pernah terjadi pada 17 Februari 2023, dan hari ini terjadi penambahan longsoran seukuran 5 m x 1.5 m.

BPBD Klaten Assessment Awal Talud longsor 9m lebar ±40cm panjang ±30m Desa Kranggan Kecamatan Polanharjo.

Pada hari Minggu, tanggal 7 Januari 2023, pukul 09:00, terjadi kejadian tanah longsor di Desa Tegalsana Mulyo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kejadian disebabkan pondasi yang tidak kuat menahan beban tanah uruk. Lokasi koordinat kejadian berada di DK Tegalsana Mulyo RT 3 RW DS Kranggan (464770, 9159195).

Talut penyangga pekarangan milik BP H Sarjono baru dibangun kurang dari 6 bulan dan longsor, menutup aliran sungai saluran sekunder Boto, mengancam lahan pertanian dan rumah BP H Sarjono. Pukul 13:00 dilakukan Assessment Awal oleh TRC-PB BPBD Klaten.

Upaya penanganan melibatkan alat berat untuk membersihkan puing-puing longsoran. Korban jiwa nihil, namun terjadi dampak signifikan pada lahan pertanian dan rumah. Diperlukan terpal, logistik, dan bronjong besi sebagai kebutuhan mendesak. Sumber informasi dari BP Saifudin, Kadus Kranggan, dan Lilik (keluarga).

Dokumentasi terlampir, dengan dukungan potensi penanganan dari TRC-PB BPBD, perangkat desa, warga, dan Koramil Polanharjo. Personil TRC yang terlibat antara lain Arif Dalbo dan Tri Jualianto.

Dampak Angin Kencang dan Hujan pada 3 Januari 2024 di Kabupaten Klaten

Pada hari Rabu, 3 Januari 2024, pukul 12.54 WIB, angin kencang disertai hujan melanda daerah ini, menyebabkan dampak serius. Sebanyak 26 kecamatan dan 107 desa terkena imbasnya.

Dilaporkan ada 102 bangunan yang rusak, melibatkan berbagai jenis struktur. Rumah-rumah menjadi korban utama, dengan 77 rusak ringan dan 7 rusak sedang. Selain itu, 3 tempat usaha mengalami kerusakan ringan, 5 sekolah rusak ringan, dan 2 kandang hewan hancur.

Kerugian kendaraan juga tercatat, dengan 1 unit roda empat dan 10 sepeda motor mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, 3 orang luka ringan dan 1 orang luka sedang, yang dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi Solo dengan patah tulang.

Infografis Bencana Jawa Tengah (Januari – November 2023)

Infografis Bencana Jawa Tengah (Januari – November 2023)

Jawa Tengah, sebagai salah satu provinsi di Indonesia, seringkali mengalami berbagai bencana alam. Infografis terbaru menggambarkan akumulasi bencana yang melanda wilayah ini selama beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan peningkatan insiden gempa bumi, banjir, dan tanah longsor yang mengakibatkan kerugian signifikan. Dengan warna-warna yang mencolok, infografis ini memberikan gambaran visual tentang tingkat keparahan bencana di setiap kabupaten. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah dan masyarakat dalam merancang strategi mitigasi bencana yang lebih efektif. Infografis ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran akan risiko bencana dan mempromosikan upaya-upaya pencegahan di Jawa Tengah.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.