BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



ANGIN KENCANG DI KAB. CILACAP

Angin Kencang di Kabupaten Cilacap 7 Februari 2023. Telah terjadi angin kencang pada Selasa, 7 Februari 2023, Pukul 14.00 WIB di Dusun Mulyasari RT. 07 RW. 03 dan Dusun Purwayasa Rt. 01,02, 03, 04 Rw. 01 Desa Purwasari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Angin kencang mengakibatkan 24 rumah di wilayah Desa Purwasari Kec. Wanareja mengalami kerusakan ringan. BPBD Kab. Cilacap bersama Perangkat Desa melakukan cek lokasi untuk pendataan dan assessment.

TANAH LONGSOR DI KAB. JEPARA

Tanah Longsor di Kabupaten Jepara 7 Februari 2023. Telah terjadi tanah longsor di RT 8 RW 1 Dukuh Ngrambe, Desa Damarwulan Kab. Jepara pada Selasa, 7 Februari 2023 Pukul 04,00 WIB. Longsor disebabkan akibat kondisi tanah yang sudah gembur dan mengalami retakan dan dipicu oleh hujan. Tanah longsor berdampak pada Jalan yang menghubungkan antara antar RT 9, 8 dan 6. yang terhubung ke jalan utama desa lumpuh. BPBD Kab. Jepara melakukan pembersihan dan bersama warga melakukan perbaikan.

BANJIR DI KAB. PEMALANG

Banjir di Kabupaten Pemalang 7 Februari 2023. Telah terjadi banjir di Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang disebabkan limpasan air sungai akibat peningkatan debit air akibat hujan lebat. Banjir luapan terjadi di beberapa titik:

  • Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo (Sirandu Timur);
  • Perum KBA Mengori Pemalang;
  • Kelurahan Kebondalem RT.02/07;
  • Kelurahan Sugihwaras RT.01, RT.02 RW.09
  • Kampung Baru Sugihwaras RT.04/13;

Banjir berdampak

  • Banjir luapan air di Kelurahan Sugihwaras setinggi ± 60-100 cm
  • Sekitar ± 30 jiwa diungsikan ke Aula Kodim 0711/PML:
  • Wanita : 17 Jiwa
  • Laki-laki : 1 Jiwa
  • Anak-anak : 8 Jiwa
  • Balita : 2 Jiwa

Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Pemalang berkoordinasi dengan Petugas Piket Posko Terpadu untuk melaksanakan monitoring wilayah, berkoordinasi dengan PMI Pemalang untuk menyiagakan armada ambulance untuk antisipasi manakala ada evakuasi warga yang membutuhkan, dan menyiapkan matras dan selimut untuk media alas istirahat di Aula Kodim PML

ANGIN KENCANG DI KAB. CILACAP

Angin kencang di Kabupaten Cilacap 7 Februari 2023. Telah terjadi angin kencang pada Selasa, 7 Februari 2023, Pukul 14.00 WIB di:

  • Dusun Sawangan RT. 04, 05, 06 RW. 01 Desa Mekarsari Kecamatan Cipari;
  • Dusun Banjareja RT. 05 RW. 01 Desa Cisuru Kecamatan Cipari

Angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik berdampak pada:

Desa Mekarsari:

  • 5 rumah rusak sedang
  • 13 rumah rusak ringan
  • 1 unit gedung Serbaguna

Desa Cisuru

  • 26 unit rumah warga rusak ringan

BPBD Kab. Cilacap melaksanakan cek lokasi bersama Forkompimcam Cipari dan Perangkat Desa untuk pendataan dan menyarankan kepada Pemerintah Desa agar melaksanakan kerjabakti untuk memberdayakan tenaga ahli/ tukang sengso untuk mengevakuasi pohon tumbang

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.