Tag: banjir

 

Akses Jalan dan Jembatan di Desa Tajuk Getasan Semarang Tertutup Tanah Longsor

SEMARANG – Hujan deras di seputaran Desa Tajuk Kecamatan Getasan yang terjadi pada Rabu (28/2/2024) menyebabkan beberapa kejadian bencana seperti tanah longsor di Dusun Gedong Desa Tajuk Kec. Getasan yang menutup akses jalan dan menimpa 1 rumah warga, kemudian akses jembatan Dusun Dukoh Desa Tajuk Kec. Getasan tertutup material tanah, batu, beserta pasir dan kayu-kayu.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian bencana ini. Pembersihan longsoran sudah dilaksanakan dan pembersihan lumpur dari banjir akan dilakukan pada Kamis (19/2/2024) sebagai upaya penanganan.

3 Kecamatan 6 Desa Terdampak Banjir Kali Gunungpanti, BPBD Kabupaten Pati Siaga Lakukan Penanganan

SEMARANG – Hujan pada Selasa (27/2/2024), pukul 15:30 WIB di daerah Pati selatan Pegunungan Kendeng. Berdasarkan laporan TRC BPBD Kab. Pati luapan air kali Gunungpanti yang berdampak banjir bandang ke 3 kecamatan dan 6 desa.

3 kecamatan dan 6 desa yang terdampak antara lain:

1.Kecamatan Winong (Desa Gunungpanti, Desa Godo Dukuh Tamansari)

2. Kecamatan Tambakromo (Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Lor, Desa Angkatan Kidul)

3. Kecamatan Gabus (Desa Tanjunganom Dukuh Paras Gang 4)

Terdapat 95 KK terdampak banjir dan 11 rumah terendam banjir serta 1 unit bangunan SDN Angkatan Kidul 02 yang terdampak banjir dengan ketinggian air kurang lebih 30cm dan 1 unit bangunan kantor desa Angkatan Kidul dengan ketinggian air kurang lebih 10cm. TRC BPBD Kab. Pati siaga melakukan penanganan dengan melakukan assesment awal dan pemantauan serta memastikan kondisi aman terkendali.

Peningkatan Debit Sungai Pemali di Brebes, 446 KK dan 1.296 Jiwa Terdampak Banjir

SEMARANG – Banjir kembali melanda Dukuh Bayur, Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang diakibatkan oleh meluapnya debit sungai Pemali yang kemudian berdampak pada RT 11 sampai 15 RW 03 Desa Bojong Kecamatan Jatibarang, Minggu (25/2/2024) pukul 23:00 WIB.

Sedikitnya terdapat 446 KK dan 1.296 Jiwa yang terdampak di RW 03 antara lain:

RT. 11: Total 42 Rumah Terendam, KK 108 dan 311 Jiwa dengan kedalaman 30-70 cm;

RT. 12: Total 44 Rumah, KK 90 dan 258 Jiwa dengan Rumah tidak terendam namun jalan utama terendam kedalaman 20-30 cm;

RT. 13: Total 33 Rumah Terendam, KK 61 dan 175 Jiwa dengan kedalaman 50-150 cm;

RT. 14: Total 38 Rumah, KK 81 dan Jiwa 239 dengan 20 Rumah terendam kedalaman 40-50 cm;

RT. 15: Total 50 Rumah, KK 106 dan 313 Jiwa dengan 40 Rumah terendam kedalaman 50-100 cm.

Tidak ada korban jiwa, namun selain rumah, fasilitas umum seperti jalanan desa, Mushola Baitut Taqwa serta area persawahan di Blok 1 dan Blok 2 ±10 hektar juga turut terdampak banjir.

Sebagai upaya penanganan, TRC-PB BPBD BREBES dan PMI Brebes melakukan assesment dan pendataan, evakuasi warga yang terdampak untuk mengungsi dan melakukan himbauan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas baik didalam maupun luar ruangan, mengingat sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrem. ­

BPBD Kabupaten Kudus Bergerak Cepat Tangani Banjir, 28 Rumah dan 1 Tempat Ibadah Terdampak

SEMARANG – Banjir setinggi ± 20 – 45 cm bercampur lumpur melanda Dukuh Jawik RT2 RW5 Desa Pladen Kec. Jekulo, Selasa, (20/2). Banjir disebabkan oleh hujan yang terjadi di hulu wilayah Jekulo dengan intensitas lebat dan berakibat Sungai Dukuh Jawik tidak mampu menahan debit air, hingga menyebabkan meluap ke permukiman warga pada pukul 15.30 WIB

Berdasarkan laporan BPBD Kab. Kudus terdapat 28 rumah dan 1 tempat ibadah terendam air dengan ketinggian ± 20 – 45 cm bercampur lumpur. BPBD Kab. Kudus melakukan kaji cepat bersama Pemdes Pladen, upaya pembendungan dengan batang-batang kayu dan sandbag serta pembersihan material sampah yang menyumbat aliran sungai sebagai upaya penanganan penanggulangan bencana yang dilakukan BPBD Kab. Kudus.

Kondisi air berangsur-angsur surut dan masih dilakukan pembersihan rumah dan tempat ibadah serta jalan-jalan protokol oleh warga dan relawan. Dalam upaya mengantisipasi bencana banjir, BPBD Kab. Kudus mengimbau warga untuk tetap siaga, mengantisipasi apabila ada tanggul jebol seperti kejadian pada Februari 2022 lalu.