Banjir di Kab. Klaten

Banjir pada 22 Februari 2020 pukul 01.00 WIB. Hujan deras yang merata di wilayah Kab. Klaten menyebabkan banjir di beberapa wilayah antara lain :

Kec. Bayat :

  1. Desa Paseban (Pos Pantau TMA) :
  • Pukul 19.10 TMA sungai Dengkeng di Jembatan Paseban di level 2.40 M
  • Pukul 20.00 WIB TMA di level 2.80 M
  • Pukul 20.30 WIB TMA di level 2.90 M dan di Jembatan Talang pada level 140 cm (sudah menyentuh ambang batas merah)
  • Pukul 21.13 WIB TMA pada level 3.00 M (sudah memasuki fase siaga)
  • Pukul 00.00 WIB TMA sempat menurun pada level 2.80 M.
  • Jembatan Modran untuk Tinggi muka air sudah rata dengan jembatan dan terdapat gangguan berupa tersangkutnya sampah – sampah dan 2 rumpun bambu di jembatan Modran.

Kec. Trucuk :

  1. Desa Planggu : Air limpasan sunga Dengkeng menggenangi rumah warga di Dk. Modran RT 02 RW 12 Ds. Plangu Kec. Trucuk Klaten Rata – rata air masih menggenangi jalan dan halaman belum memasuki rumah warga.

Kec. Cawas :

  1. Desa Plosowangi : Dam Tukuman terdapat tumpukan sampah dan 1 rumpun bambu yang menghambat aliran air, Tinggi muka air di Jembatan Cawas telah menyentuh batas bawah jembatan.

Kec. Gantiwarno :

  1. Desa Mlese : Tanggul S. Mlese jebol sepanjang kurleb 6 M di Dk. Mlese RT 03 RW 02 Ds. Mlese Kec. Gantiwarno Klaten berdmapak menggenangi area persawahan dan apabila kembali di guyur hujan dan tidak segera dibendung maka ancaman akan meluas di pemukiman warga.
  2. Desa Jabung : Tanggul Utara jembatan Ngaliyan di Dk. Jabung RT 08 RW 02 Ds. Jabung Kec. Gantiwarno jebol (4 x 2 M) berdmpak menggenangi area persawahan.
  3. Desa Katekan : Talud sungai di utara Dk. Sangiran RT 01 RW 03 Ds. Katekan mengalami rusak / ambrol sepanjnag 20 M.

BPBD Kab. Klaten melakukan assessmen dan memonitor kondisi ketinggian air serta mengirimkan logistik banjiran berupa karung berjumlah 800 buath dan permakanan untuk gotong royong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *