BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



TANAH LONGSOR DI KAB.KUDUS

Tanah Longsor pada 14 Juli 2022 Pukul 03.00 WIB di Kab. Kudus, Kec. Dawe, Ds. Colo. Dipicu hujan intensitas sedang menyebabkan kontur tanah tidak mampu menahan resapan air dan terjadi longsor.  Material longsor menimpa rumah warga dan mengalami rusak sedang dengan kerugian Rp 40.000.000,-. TRC BPBD Kab. Kudus bersama warga sekitar melaksanakan giat kerja bhakti pembersihan dan pemindahan material longsor dan penanganan darurat.

ANGIN KENCANG DI KOTA SEMARANG

Angin Kencang pada 14 Juliu 2022 Pukul 04.00 WIB di Kota Semarang, Kec. Pedurungan, Kel. Gemah. Hujan lebat disertai angin kencang serta kondisi rumah yang sudah lapuk roboh pada bagian atap, rumah mengalami kerusakan sedang dengan kerugian Rp 50.000.000,-. TRC BPBD Kota Semarang melakukan assessment dan memberikan bantuan logistic untuk korban terdampak.

BANJIR DI KAB.KEBUMEN

Banjir pada 13 Juli 2022 Pukul 19.40 WIB di Kab. Kebumen, Wil. Kebumen Kota dan Kec. Ayah. Hujan lebat dengan durasi lama menyebabkan banjir genangan di Jalan pemukiman dengan TMA 10-40 Cm dan berangsur surut saat hujan mulai reda. TRC BPBD Kab. Kebumen melakukan monitoring dibeberapa titik lokasi banjir.

TANAH LONGSOR DI KAB.KUDUS

Tanah Longsor pada 13 Juli 2022 Pukul 23.00 WIB di Kab. Kudus, Kec. Gebog, Ds. Rahtawu.  Hujan lebat dan kontur tanah labil hingga longsor, material longsor menimpa rumah milik Bp. Abdul Aziz, rumah mengalami kerusakan ringan dengan kerugian Rp 20.000.000,-. TRC BPBD Kab. Kudus bersama relawan melakukan penanganan darurat dan pembersihan dan pemindahan material longsor.

Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.