BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



KEBAKARAN DI KAB.REMBANG.

Kebakaran pada 21 Juni 2022 Pukul 08.05 WIB di Kab. Rembang, Kec. Pamotan, Ds. Megal. Konsleting listrik hingga menyebabkan terbakarnya rumah huni Milik Bp. Ngadi, rumah mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat. TRC BPBD Kab. Rembang bersama Relawan gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan, penanganan pasca bencana dan memberikan bantuan untuk korban terdampak.

TANAH LONGSOR DI KAB.BANYUMAS.

Tanah Longsor pada 25 Juni 2022 Pukul 22.00 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Pekuncen, Ds. Krajan. Hujan intensitas tinggi dengan durasi lama serta terdapat kolam ikan disekitar lokasi kejadian yang memicu terjadinya longsor. Akibat kejadian tersebut, 1 rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur dengan kerugian Rp 10.000.000,-. TRC BPBD Kab. Banyumas melakukan assessment dan pembersihan material longsor.

Tanah Longsor pada 26 Juni 2022 Pukul 17.35 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Baturaden, Ds. Rempoah. Hujan intensitas tinggi di Wil. Banyumas memicu terjadinya longsor dan menimpa rumah Bp. Eko. Rumah mengalami rusak ringan pada bagian dapur dengan kerugian Rp 25.000.000,-. TRC BPBD Kab. Banyumas bersama warga sekitar melakukan assessment serta pembersihan material longsoran dan memberikan bantuan logistik. 

ANGIN KENCANG DI KAB.TEMANGGUNG

Angin Kencang pada 23 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Temanggung, Kec. Bejen, Ds. Petung. Terjadi hujan yang disertai dengan angin kenang menyebabkan 2 unit rumah huni mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. TRC BPBD Kab. Temanggung bersama Relawan gabungan melalukan penanganan secara darurat serta memberikan bantuan kepada korban terdampak.

BANJIR DI KAB.BANYUMAS

Banjir Pada 27 Juni 2022 Pukul 02.00 WIB telah terjadi Jembatan Roboh di Desa Randegan RT 3 RW 11 yang disebabkan oleh Hujan dengan Intensitas Tinggi yang cukup lama dan mengakibatkan Sungai Ciarus dan Sungai Lopasir meluap dan menggerus Pondasi Jembatan yang menghubungkan antara Grumbul Ciarus Lor dan Kali Epek-Epek sehingga Jembatan tersebut Roboh menutup Aliran Sungai, selain itu Tanah di Bagian Belakang Rumah Bapak Ali Imron Longsor akibat gerusan air sungai yang cukup deras. BPBD Kab. Banyumas melakukan assessment dan koordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.