BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



TANAH LONGSOR DI KAB.BANYUMAS.

Tanah Longsor pada 26 Juni 2022 Pukul 16.00 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Lumbir, Ds. Lumbir dan Ds. Kedunggede. Hujan intenstitas tinggi dan durasi lama memicu terjadinya longsor dibeberapa titik lokasi, akibat kejadian tersebut :

  • 5 Rumah rusak berat;
  • 3 rumah rusak sedang;
  •  Jembatan rusak dan akses terputus.

TRC BPBD Kab. Banyumas melakukan assessment dan pendataan warga terdampak serta melakukan pembersihan material longsoran bersama Relawan dan Warga sekitar.

Tanah Longsor pada 26 Juni 2022 Pukul 18.15 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Gumelar, Ds. Paningkaban. Hujan lebat dengan durasi lama memicu tanah menjadi labil dan ruas jalan Kabupaten menjadi rusak dan tindak bisa dilalui. TRC BPBD Kab. Banyumas bersama Pemerintah Desa melakukan assessment dan kooridnasi untuk penanganan lebih lanjut.

PERGESERAN TANAH DI KAB.TEGAL.

Tanah Gerak pada 26 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Tegal, Kec. Lebaksiu, Ds. Kajen.

1. Terjadi perluasan keretakan tanah semankin meluas dan lebar

2. Tempat pengungsian untuk TDK terlalu lama sehingga kepala desa akan segera membuat Huntara dg mengidentifikasi kebutuhan Huntara antara lain :

Selengkapnya…

ANGIN KENCANG DI KAB.BANYUMAS

Angin Kencang pada Senin, 27Juni 2022 Pukul 08.00 WIB Telah terjadi di Kab.Banyumas, cuaca ekstrem hingga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah milik Bp. Ruri. Akibat kejadian tersebut, rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. TRC BPBD Banyumas melakukan evakuasi dan pembersihan bangkai pohon.

BANJIR DI KAB.CILACAP.

Banjir pada 27 Juni 2022 Pukul 06.00 WIB di Kab. Cilacap, Kec. Bantarsari, Ds. Rawajaya. Hujan intensitas tinggi dan durasi lama memicu meluapnya Sungai Cimeneng. Akibat kejadian tersebut :

1. Desa Sidareja Kecamatan Sidareja

  • Jml Rumah Yang Kemasukan Air = (±) 26 Rumah 8 15
  • Jml Warga Terdampak = (±) 81 KK / 244 Jiwa
Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.