BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



BANJIR DI KAB.CILACAP

Banjir pada 26 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Cilacap, Kec. Bantarsari, Ds. Cikedondong. Hujan lebat dengan durasi lama memicu meluapnya Sungai Cihaur dan menggenangi pemukiman. Akibat kejadian tersebut 186 KK/698 Jiwa terdampak dengan TMA 40-120 cm.

Selengkapnya…

KEBAKARAN DI KOTA SEMARANG

Kebakaran pada 25 Juni 2022 Pukul 18.55 WIB di Kota Semarang, Kec. Ngaliyan, Kel. Purwoyoso. Diduga akibat kosnleting listrik 1 rumah terbakar pada bagian ruang kamar, rumah mengalami kerusakan ringan dan api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. TRC BPBD Kota Semarang melakukan assessment serta memberikan bantuan logistik untuk korban terdampak.

TANAH LONGSOR DI KAB.BANYUMAS.

Tanah Longsor pada 24 Juni 2022 Pukul 15.30 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Baturaden, Ds. Rempoah. Hujan intensitas tinggi di wilayah Baturaden menyebabkan bangunan dapur roboh terbawa longsoran, sebelumnya kondisi bangunan dapur sudah terancam. TRC BPBD Kab. Banyumas bersama OPD Teknis terkait melakukan assessment, kerja bakti pembersihan material serta dan perbaikan serta memberikan bantuan kepada korban terdampak.

ANGIN KENCANG DI KAB.BATANG.

Angin Kencang pada 23 Juni 2022 Pukul 15.00 WIB di Kab. Batang, Kec. Bejen, Ds. Petung. Hujan deras disertai dengan angin kencang menyebabkan 2 unit rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dengan kerugian Rp 5.000.000,-. TRC BPBD Kab. Batang bersama Relawan gabungan melakukan penanganan darurat pada atap rumah warga

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.