BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



KEBAKARAN DI KAB.BANYUMAS.

Kebakaran pada 22 Juni 2022 Pukul 09.30 WIB di Kab. Banyumas, Kec. Kebasen, Ds. Bangsa. Kelalaian pada tungku yang masih menyala hingga menyebabkan kebakaran rumah milik Bp Karsiman dan mengalami kerusakan berat, untuk sementara Keluarga Bp. Karsiman mengungsi kerumah saudara. TRC BPBD Kab. Banyumas bersama bersama Relawan gabungan dan Warga sekitar melakukan pemadaman dan pendinginan serta memberikan bantuan logistik untuk korban terdampak.

TANAH LONGSOR DI KAB.MAGELANG.

Tanah Longsor pada 20 Juni 2022 Pukul 16.30 WIB di Kab. Magelang, Kec. Bandongan, Ds. Sukosari. Terjadi hujan lebat dengan durasi lama menyebabkan talud rumah longsor dan mengancam rumah milik Bp. Mufid. TRC BPBD Kab. Magelang bersama relawan gabungan melakukan pembersihan material longsor, menghimbau warga untuk tingkatkan waspada Ketika terjadi hujan lebat, serta memberikan bantuan logistik untuk korban terdampak.

ANGIN KENCANG DI KAB.KEBUMEN

Angin Kencang pada 20 Juni 2022 Pukul 14.30 WIB di Kab. Kebumen, Kec. Ambal, Ds. Blengor. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa tiang listrik dan menimpa rumah milik Bp. Lukman Hakim hingga mengalami kerusakan pada bagian atap/rusak sedang, dengan tafsiran kerugian Rp 25.000.000,-. TRC BPBD Kab. Kebumen bersama relawan gabungan dan warga sekitar bergotong royong melakukan perbaikan atap rumah serta pembersihan dan pemindahan bangkai pohon tumbang yang menutup akses jalan.

KEBAKARAN DI KAB.KENDAL.

Kebakaran pada 18 Juni 2022 Pukul 22.50 WIB di Kabupaten Kendal, Kec. Gemuh, Ds. Sojomerto. Terjadi konsleting listrik yang menyebabkan terbakarnya salah satu rumah warga di Desa Sojomerto, rumah mengalami kerusakan ringan. TRC BPBD Kabupaten Kendal bersama Relawan gabungan melakukan proses pemadaman dan pendinginan serta membersikan bantuan logistik.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.