BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Tanah Longsor di kab. tegal

Terjadi tanah longsor pada 17 Oktober 2019 pukul 09.00 WIB di Rt 03/02 Desa Carul Kecamatan Bumijawa kab. Tegal. Sekira Pukul 09. 00 WIB korban sedang melakukan kerja bakti menggali pasir yang bermaksud untuk Pembangunan Masjid namun tebing yang sedang di gali tiba-tiba longsor dan langsung menimpa korban yang sedang menggali dibawahnya. Posisi korban meninggal dunia persis dibawah tebing yang longsor. Pkul 10.00 WIB korban di bawa ke Puskesmas Bumijawa dan kemudian korban luka berat dirujuk ke Rumah Sakit Slawi. Setelah mendapat laporan tim Satgas PB BPBD kab. Tegal menuju kelokasi kejadian untuk melakukan assessment.

kebakaran di kab. Magelang

Terjadi kebakaran pada 17 Oktober 2019 pukul 20.09 WIB di Dusun Blabak, Desa Mungkid, Kec. Mungkid Kab. Magelang. Bermula dari Ibu Prihati 62 th warga Blabak yang melihat kepulan asap di dalam pasar Balabak, kemudian beliau melaporkan kejadian terebut ke pihak berwenang dan segera ditindak lanjuti dengan proses pemadaman oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Satpol PP dan PK. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan. Dalam kejadian ada total 91 lapak dan 70 lapak lesehan. yang terbakar. Pemadaman dilakukan oleh Tim gabungan Satpol PP , Pemadam kebakaran Kab. Magelang, Pemdam Kebakaran Kota Magelang, TNI , Polri, BPBD Kab. Magelang , relawan dan warga.

Kebakaran di kota Semarang

Terjadi kebakaran pada 17 Oktober 2019 pukul 03.30 WIB di Jln. Anjasmoro Tengah. RT04/06 Kel. Karangayu, Kec. Semarang Barat Kota Semarang. Sekitar pukul 03:30 WIB kebakaran menimpa rumah Bp.Sukardi(36 th).Sebelumnya beliau sedang mengecas handphone di kamar tidur di lantai 2,kemudian ditinggal turun ke lantai 1.Selang 5 menit terdengar bunyi ledakan dari lantai 2.Setelah di dekati ternyata sumber ledakan berasal dari handphone yang sedang di cas yang terbakar.Dengan cepat api menjalar dan membesar menghanguskan ruangan yang ada di lantai 2.Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Kerugian material barang barang perabotan, tv, surat penting dan uang tunai 4 juta Rupiah. 2 unit armada damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/Kecamatan dan BPBD, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment dan mengambil dokumentasi

Karhutla di gunung Andong Per 14 Oktober 2019

Terjadi kebakaran lahan di Gunung Andong pada 14 Oktober 2019 pukul 15.30 WIB di Petak 26 Perhutani, Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag. Hari Senin, 14 Oktober 2019, Pada pukul 16.00 WIB terjadi kebakaran hutan di wilayah hutan Gunung Andong di petak 26 perhutani Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag. Terdapat 4 titik api terpantau dari Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kec. Grabag. Luasan area yang terbakar 10 Ha.

Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.