BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



Gerakan Tanah di Dusun Siateg, Karanganyar Kerugian diperkirakan Capai Rp. 431 Juta

Pada Minggu, 28 Januari 2024, hujan deras mengakibatkan Gerakan Tanah di Dusun Siateg, Karanganyar, pukul 19.30 Wib. Tiga rumah warga mengalami kerusakan parah, merugikan total Rp. 431 juta. Bapak Sidin dan Minto harus mengungsi ke tempat tetangga dan saudara karena rumah mereka rusak berat. Kurangnya saluran drainase dan hujan deras dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama. Fasilitas umum seperti jalan raya dan mushola juga terdampak. Meski belum ada korban jiwa, BPBD Kab. Purbalingga, Kecamatan Karanganyar, dan Pemdes Banjarkerta terlibat aktif dalam penanganan kejadian ini. Saat ini, gerakan tanah masih terjadi, dan warga terdampak masih mengungsi.

BPBD Kabupaten Purbalingga Tangani 7 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Kabupaten Purbalingga

Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan serta pohon tumbang di Kabupaten Purbalingga. Diketahui sebanyak 4 desa di 2 kecamatan yang terdampak bencana tersebut, di antaranya 1 Desa di Kecamatan Padamara, dan 3 Desa di Kecamatan Kutasari. Kejadian yang terjadi pada Rabu, 24 Januari 2024, mengakibatkan 7 rumah warga di 2 kecamatan mengalami rusak ringan yaitu rumah milik Ibu Juminah, Bapak Rohmani, Bapak Suwardi di Desa Kalitinggar Kidul, Kec. Padamara, 4 rumah lainnya di Kecamatan Kutasari yaitu rumah milik Bapak Sukarso, Bapak Sugeng di Desa Karangcegak, dan rumah milik Bapak Nuritno, Bapak Suprianto di Desa Meri. Selain itu, akses lalu lintas juga terganggu akibat tumbangnya pohon di sekitar jalan Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari. Saat ini, assesment dan penanganan sudah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Purbalingga dengan dibantu unsur terlibat, seperti DISHUB Purbalingga, Polri, TNI, dan PLN.

Angin Puting Beliung Hantam 20 Rumah Warga di Kab. Jepara, BPBD Kab. Jepara Lakukan Assesment dan Pendataan di Lokasi Kejadian

BPBD Kab. Jepara melaporkan kejadian bencana angin puting beliung di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Kejadian terjadi pada Rabu, 24 Januari 2024, Pukul 19.00 WIB mengakibatkan sebanyak 20 rumah warga terdampak dan mengalami kerusakan, 12 rumah diantaranya mengalami rusak ringan dan 8 rumah lainnya mengalami rusak sedang. Kejadian bermula karena cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi. Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kab. Jepara merespon cepat dan turun ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment dan pendataan kerusakan rumah akibat bencana yang terjadi. Menurut data laporan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian. Dalam penanganan tersebut, BPBD Kab. Jepara dibantu pihak-pihak yang terlibat diantaranya Tagana Jepara, Polsek Kedung, dan Koramil Kesung.

Respon Cepat BPBD Kabupaten Brebes Pada Kejadian Pohon Tumbang di 10 Titik Kabupaten Brebes

Curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di Wilayah Kabupaten Brebes kemarin Rabu, 24 Januari 2024 mengakibatkan banyak pohon tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan pada Pukul 13.00 WIB. Kejadian tersebut terjadi di 10 titik Kabupaten Brebes, diantaranya di Kecamatan Salem tepatnya di Dk. Pamahan dan Dk. Depok Desa Ciputih, Kecamatan Brebes tepatnya di Dk. Gonggong Desa Wanarej, Kota Baru Kelurahan Brebes, Kelurahan Pasar Batang, Desa Sigambir, Desa Pagejugan, Desa Tengki, Desa Kedunguter dan Kecamatan Bulakamba tepatnya di Jalan Raya Desa Bulakparen. Dampak yang ditimbulkan berupa 31 rumah rusak ringan, 4 rumah dan 1 bangunan lain rusak sedang, dan 3 jalan tertutup pohon tumbang. Respon cepat dilakukan dengan assessment dan pemotongan pohon tumbang oleh BPBD Kabupaten Brebes, SATGAS-PB dan relawan. Melihat cuaca yang tidak menentu dan terkadang cukup ekstrem BPBD Kabupaten Brebes menghimbau kepada semua warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas baik di dalam maupun di luar ruangan.

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.