BPBD PROVINSI JAWA TENGAH

Jl. Imam Bonjol 1F Semarang | Tel. 024-3519927, 3519904 | email: bpbd@jatengprov.go.id



KEKERINGAN 4 DESA DI KABUPATEN SRAGEN.

Senin, 24 Juli 2023, Kabupaten Sragen – Musim kemarau tahun ini telah menghadirkan tantangan serius bagi sejumlah desa di Kabupaten Sragen, khususnya di Kecamatan Tangen, Jenar, dan Mondokan. Kekeringan yang melanda telah menyebabkan penurunan drastis pasokan air bersih, mengancam ketersediaan air bagi ribuan warga yang tinggal di wilayah tersebut. BPBD Kabupaten Sragen bergerak cepat untuk menangani situasi ini dengan mendistribusikan air bersih ke empat desa yang paling terdampak.

Selengkapnya…

Kebakaran Hebat di Dk Tugusari, Sukoharjo.

Sabtu, 22 Juli 2023 Pukul 11.00 WIB

Pada hari Sabtu, tanggal 22 Juli 2023, pukul 11.00 WIB, terjadi kebakaran di Dk Tugusari, Rt. 01 Rw. 07, Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Kebakaran ini diketahui bermula dari munculnya api di antara semak belukar yang berada di sela-sela pohon jati milik beberapa warga.

Selengkapnya…

Kebakaran Terjadi pada Sabtu, 22 Juli 2023 di Kota Tegal.

Sabtu, 22 Juli 2023, menjadi hari yang mengenaskan bagi Kota Tegal ketika sebuah kebakaran terjadi pada pukul 13.20 WIB di Jl. Kol. Sudiarto, Kel. Panggung Kec. Tegal Timur. Kebakaran ini dipicu oleh seorang oknum tidak bertanggung jawab yang membakar sampah sembarangan di suatu tempat, namun sayangnya api dengan cepat merambat ke rumput alang-alang yang kering, mempercepat penyebaran api ke wilayah sekitarnya. Dampaknya pun sangat mengkhawatirkan, dengan lahan seluas kurang lebih 0,05 Ha terbakar habis dan mengancam lingkungan sekitar.

Selengkapnya…

KEKERINGAN PARAH MENIMPA KABUPATEN GROBOGAN.

Sabtu, 22 Juli 2023 Pukul 11.00 WIB, Dsn Kayen RT.03 RW.09 dan Dsn Tlogomulyo, RT.04 RW.11 Ds. Boloh Kec. Toroh, serta Dusun Kaluwan, Desa Boloh Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan mengalami krisis air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Selengkapnya…

Beberapa Tautan Terkait

  • Bencana alam terjadi di luar kendali kita. yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut.
  • Berilah bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah, karena mereka dengan senang hati akan membantu anda jika anda yang tertimpa musibah.
  • Alam diciptakan dengan indahnya. Setiap bencana yang terjadi adalah cara alami alam dalam merawat keindahannya.
  • Bencana alam adalah pengingat bagi kita bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri.
  • Jika anda bersyukur atas apa yang ada saat musibah terjadi, itu adalah tanda-tanda kalau anda siap untuk diberikan jutaan nikmat yang melimpah.
  • Setiap kenikmatan adalah musibah jika kita menyikapinya dengan buruk. Setiap musibah adalah kenikmatan jika kita menyikapinya dengan baik.
  • Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa” [W.S. Rendra]
  • Dalam alam yang indah dan tenang, kita belajar akan keindahan. Dalam alam yang dihinggapi bencana, kita belajar pentingnya merawat keindahan tadi.
  • Semakin kita menelantarkan lingkungan hidup, semakin sering kita melihat bencana tercipta.